Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 23 Februari 2018 | 07:49 WIB
 

Penyelundupan Narkoba

Ketua DPR Minta Tenggelamkan Kapal Satu Ton Sabu

Oleh : - | Minggu, 11 Februari 2018 | 17:46 WIB
Ketua DPR Minta Tenggelamkan Kapal Satu Ton Sabu
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mengapresiasi penangkapan kapal MV Sunrise Glory yang melakukan penyelundupan satu ton sabu di kawasan Batam, Kepulauan Riau. Menurut dia, perlu adanya tindakan tegas terhadap bandar narkoba.

"Sebagai Pimpinan DPR RI, saya berpendapat tidak ada kata lain kecuali sebuah tindakan tegas yang harus dilakukan oleh negara yakni tenggelamkan kapal tersebut dan hukum mati pelakunya," kata pria yang akrab disapa Bamsoet, Minggu (11/2/2018).

Mantan Ketua Komisi III DPR ini menjelaskan penangkapan kapal satu ton sabu oleh KRI Sigurot-864 TNI Angkatan Laut bukti Indonesia sebagai market besar peredaran narkoba, sehingga perlu hukuman mati bagi pelakunya.

"Satu ton lebih jenis sabu yang berhasil disita itu diperkirakan dapat merusak setidaknya 5 juta anak-anak bangsa kita (RI)," ujar anggota Fraksi Partai Golkar ini.

Maka dari itu, Bamsoet mengingatkan kepada pemerintah khususnya pemerintah daerah supaya tidak menganggap enteng peredaran narkoba. Karena menurut dia, aparat penegak hukum tidak bisa sendirian mengatasi pencegahan tersebut.

"BNN, Polri, TNI tidak akan bisa sendirian. Intinya, ini adalah tanggung jawab kita bersama dan nyatakanlah mulai hari ini perang terhadap narkoba," jelas dia.

Di samping itu, Bamsoet juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penangkapan satu ton sabu di Perairan Batam, Kepulauan Riau ini.

Menurut dia, penelusuran ini untuk membuktikan ada atau tidaknya indikasi keterlibatan oknum negara tetangga yang biasanya sangat ketat pengawasannya. Karena, ini penyelundupan narkoba skala besar terjadi berulang kali di Indonesia melalui jalur laut.

"Saya minta kepada aparat penegak hukum kita Polri, BNN dan TNI untuk menggunakan sumber daya yang kita miliki dan mencari tahu soal ini. Kita bangsa yang besar, akan sangat memalukan bila hal seperti ini kembali terulang," tandasnya.[ris]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x