Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 25 Mei 2018 | 23:31 WIB
 

Bawaslu Ingatkan Ganjaran Pelaku Politik Uang

Oleh : Ivan Setyadi | Sabtu, 10 Februari 2018 | 16:57 WIB
Bawaslu Ingatkan Ganjaran Pelaku Politik Uang
Ketua Bawaslu RI Abhan - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Bawaslu RI Abhan mengatakan akan menindak tegas pelaku politik uang dalam gelaran pilkada serentak 2018 maupun pileg dan pilpres 2019 mendatang.

Tak tanggung-tanggung, ancaman penjara selama lima tahun menjadi ganjarannya jika terlibat politik uang.

"Sanksi pidana bisa penjara jika terbukti. Karena di Undang-undang Nomor 10 (UU 10/2016), tegas aturannya bahwa pemberi dan penerima sama-sama bisa dihukum. Ancaman pidana sampai lima tahun," jelas Abhan di Hotel Royal Kuningan, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (10/2/2018).

Abhan menegaskan pernyataan Bawaslu tentang imbauan kepada para kontestan pilkada agar tidak melakukan politik uang bukan hanya formalitas belaka. Dia berharap larangan politik uang benar-benar ditaati setiap peserta pilkada dan partai yang mengusung calon kepala daerah.

"Maka harapan kami deklarasi ini tidak sekedar statement formal tapi harus ditaati oleh seluruh peserta pilkada, para calon dan partai politik yang mengusungnya juga harus mendorong," ujar Abhan.

Selain sanksi pidana, Abhan menyampaikan peserta pilkada akan didiskualifikasi dari kontestasi jika politik uang yang dilakukan bersifat terstruktur, sistematif dan masif (TSM). "Sanksi tegasnya politik uang itu sampai pada diskualifikasi kalau sampai terjadi TSM," tandas Abhan.

Komentar

 
Embed Widget

x