Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 03:54 WIB

Ketua DPR Nilai Hoax Jadi Tantangan Insan Pers

Sabtu, 10 Februari 2018 | 02:11 WIB
Ketua DPR Nilai Hoax Jadi Tantangan Insan Pers
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai tantangan insan pers sekarang salah satunya penyebaran berita hoax atau informasi bohong yang kian marak. Menurut dia, memang pekerja pers agak berat.

"Tantangannya jauh lebih berat dan pelik karena wartawan di satu sisi harus bekerja lebih cepat (tuntutan deadline), namun di sisi lain di saat yang bersamaan data dan informasinya harus benar dan akurat. Kebenaran dan akurasi menjadi harga mati, agar informasi yang disajikan wartawan tidak menjadi hoax," kata Bamsoet, Jumat (9/2/2018).

Ia mengatakan maraknya berita hoax karena insan pers masa kini belum sigap merespon setiap isu atau peristiwa di ruang publik, sehingga ketidaksigapan wartawan akhirnya dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab menyebarkan hoax dari setiap peristiwa.

"Dengan begitu, fenomena maraknya hoax pada era sekarang harus ditanggapi oleh komunitas wartawan sebagai tantangan. Dengan meningkatkan kesigapan atau sensitifitas terhadap isu-isu yang beredar di ruang publik, peran wartawan pada dasarnya bisa mereduksi hoax," ujar anggota Fraksi Partai Golkar ini.

Menurut dia, komunitas wartawan tentunya harus mampu beradaptasi dengan tantangan zaman yang dihadapi bangsa terlebih negara yang tengah menghadapi persoalan yang cukup pelik. Salah satunya yaitu terkotak-kotaknya masyarakat akibat perbedaan pilihan politik dan beda keyakinan.

Ia mengaku khawatir situasi ini akan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab menuju agenda pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada Juni 2018, dimana isu bernuansa SARA (suku, agama, ras dan antargolongan) menjadi senjata untuk mendiskreditkan lawan politik.

"Itulah tantangan yang sedang dihadapi bangsa ini, selain tantangan di bidang ekonomi dan tantangan ekstenal. Komunitas wartawan Indonesia tidak boleh gagal paham terhadap tantangan yang sedang berkembang saat ini," tandasnya. [ton]

Komentar

x