Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 22 September 2018 | 01:50 WIB

Kesaksian Ganjar di Kasus e-KTP, Ini Reaksi KPK

Oleh : Ivan Setyadhi | Jumat, 9 Februari 2018 | 22:41 WIB

Berita Terkait

Kesaksian Ganjar di Kasus e-KTP, Ini Reaksi KPK
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat menjadi menjadi saksi bagi terdakwa Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi e-KTP di Pengadilan Tipikor, Jakarta - (Foto: Inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua KPK Agus Raharjo memastikan apa yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam persidangan e-KTP Setya Novanto kemarin bukanlah hal baru.

Kemarin, Kamis (8/2/2018), Ganjar jadi saksi untuk Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi e-KTP. Dalam kesaksiannya, Ganjar membantah penerimaan uang dari kasus e-KTP.

"Info mengenai itu berkali-kali sudah disampaikan yah jadi apa yang sampaikan kemudian tapi sampai hari ini KPK belum menemukan alat bukti yang cukup meyakinkan mengenai itu," katanya, Jumat (9/2/2018).

Namun, KPK kata Agus, tak akan berhenti dan berpegang pada satu sumber informasi. Selama ada alat bukti, penyidik tak akan berhenti.

"Tapi kita belum temukan data pendukung untuk itu masih kita cari," tegasnya.

Sebelumnya Novanto blak-blakan mengungkapkan adanya jatah uang bancakan proyek e-KTP ke Ganjar Pranowo.

Novanto bercerita, dugaan tersebut diperkuat dengan keterangan Anggota DPR F-Golkar kala itu (alm) Mustoko Weni dan Anggota DPR F-Demokrat (alm) Ignatius Mulyono.

Kedua Anggota DPR itu pernah melaporkan kepada Novanto bahwa uang dari Andi Agustinus (Narogong) sudah dibagikan kepada Anggota Komisi 2 DPR dan Badan Anggaran DPR. "Dari Mustoko Weni terus ke pak Ganjar dan itu disebut namanya pak Ganjar," kata mantan Bendahara Umum Partai Golkar itu.

Pernyataan Mustoko dan Ignatius dibenarkan juga oleh mantan Anggota DPR Miryam S. Haryani."Bu Miryam juga menyatakan hal yang sama," kata Novanto.

Novanto pun berusaha mengklarifikasi langsung informasi pemberian uang kepada Komisi 2 dan Banggar kepada Ganjar. Politikus PDIP itu menjawab kalau permasalahan pembagian uang diketahui Ketua Komisi 2 DPR saat itu, Chairuman Harahap.

"Saya nanya apakah sudah selesai dari teman-teman? pak Ganjar waktu itu menjawab ya itu semua urusannya yang tahu pak Chairuman," kata mantan Ketua Fraksi Partai Golkar itu.

Namun, Ganjar menegaskan tak menerima sepeserpun uang korupsi e-KTP. Bolak-balik Ganjar membantahnya baik diruang sidang hingga setelah sidang selesai. [ton]

Komentar

x