Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 25 Mei 2018 | 19:25 WIB
 

Sudirman Tak Ingin Tambah Kepala Daerah Pasien KPK

Oleh : - | Jumat, 9 Februari 2018 | 20:59 WIB
Sudirman Tak Ingin Tambah Kepala Daerah Pasien KPK
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Semarang - Bakal calon gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said menyatakan keikutsertaannya dalam Pilgub Jateng 2018 bersama Ida Fauziyah bukan untuk menambah panjang daftar kepala daerah yang menjadi pasien KPK. Sebaliknya dia akan berupaya menciptakan pemerintahan yang bersih, yang berpihak pada kepentingan orang banyak.

"Kami ikut Pilkada tidak untuk menambah panjang daftar kepala daerah yang berurusan dengan KPK. Kami hadir semata untuk mengisi ruang perbaikan yang ada di Jawa Tengah," kata Sudirman ketika berbicara dalam acara Workshop dan Konsolidasi Tim Pemenangan, Jumat (9/2/2018) di Bandungan, Kabupaten Semarang.

Lebih lanjut Sudirman menyampaikan, sebagai aktivis antikorupsi dirinya tidak mungkin mengkhianati perjuangan pemberantasan korupsi yang sudah puluhan tahun dijalaninya. Demikian juga halnya dengan Ida Fuziyah. Selama empat periode sebagai anggota legislatif integritasnya tetap terjaga.

"Kami memiliki visi dan misi yang sama dalam membangun Jawa Tengah. Kami sepakat menciptakan pemerintahan yang bersih. Kami berjanji tidak akan mengkhianati warga Jawa Tengah dengan ikut-ikutan korupsi jika terpilih kelak," tandasnya.

Ia pun menguraikan, akan menciptakan lingkungan pemerintahan yang bersih. Dia akan mengajak pejabat dan birokrat untuk melawan korupsi. "Saya tidak ingin dianggap bersih sendirian. Pejabat dan aparat di bawah saya juga harus bersih. Karena hanya dengan pemerintahan yang bersihlah pembangunan di Jawa Tengah bisa dilaksanakan dengan maksimal," terang dia.

Dimintai tanggapan atas tuduhan yang diarahkan kepada Gubernur petahana dalam kasus KTP elektronik, Sudirman berharap masyarakat tidak buru-buru menjatuhkan vonis. Masyarakat, katanya, harus menjunjung tinggi azas praduga tak bersalah.

"Jangan buru-buru menjatuhkan vonis. Biarkan mekanisme hukum bekerja. Dan saya menyakini sebagai lembaga yang memiliki kepercayaan publik yang tinggi, KPK tidak akan sembrono," kata Sudirman, yang juga salah satu inisiator berdirinya KPK. [*]

Komentar

 
Embed Widget

x