Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10:33 WIB

BPKK PKS: Pers Wahana Perkuat Ketahanan Keluarga

Jumat, 9 Februari 2018 | 15:48 WIB

Berita Terkait

BPKK PKS: Pers Wahana Perkuat Ketahanan Keluarga
Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS Wirianingsih - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengajak media untuk mengoptimalkan fungsi-fungsi pers sesuai UU No. 40 tahun 1999, khususnya sebagai media infomasi, pendidikan dan kontrol sosial.

Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS Wirianingsih mengatakan, fungsi kontrol, pers adalah alat kontrol kebijakan negara terhadap pembangunan berbasis keluarga dan perlindungan anak.

"Sementara pada fungsi pendidikan, kami berharap pers berperan lebih optimal untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan cara memberikan informasi dan edukasi tentang sadar sehat, sadar hukum, sadar pengasuhan yang tepat dan sadar politik," ungkap Wirianingsih, dalam keterangannya kepada INILAHCOM, Jumat (9/2/2018), terkait dengan peringatan Hari Pers Nasional yang jatuh pada hari ini.

Ketua BPKK DPP PKS yang memiliki visi "Berhikmat untuk Rakyat Melalui Peningkatan Peran Perempuan dan Ketahanan Keluarga" itu menilai, pers mempunyai fungsi penting bagi pembangunan suatu negara menuju kehidupan berbangsa yang adil dan makmur. Masyarakat yang demokratis tidak bisa dipisahkan dari fungsi pers yang ada di negara tersebut. Oleh sebab itu, kebebasan pers yang bertanggungjawab sangat dibutuhkan guna menciptakan kemerdekaan mengeluarkan pikiran dan pendapat sesuai dengan hati nurani.

Ia melanjutkan, prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum merupakan dasar dari kebebasan pers di negara yang berdaulat. Prinsip-prinsip itulah yang mendasari dirumuskannya beberapa fungsi pers seperti yang tertuang dalam UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers; fungsi pers sebagai media informasi, media pendidikan, media hiburan, media kontrol sosial, media komunikasi, media investigasi, media sosialisasi progam dan kebijakan publik dari pemerintah kepada rakyat serta sebagai lembaga ekonomi.

"Di Indonesia, pers juga merupakan lembaga infrastruktur politik. Dalam negara demokrasi, pers dianggap sebagai pilar yang ke empat setelah pemerintah, dunia usaha dan masyarakat," jelas Wirianingsih yang juga mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2018. [*]

Komentar

Embed Widget
x