Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 10 Desember 2018 | 17:12 WIB

Eks Sekjen DPD RI Dilaporkan ke Bareskrim

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Jumat, 9 Februari 2018 | 00:27 WIB

Berita Terkait

Eks Sekjen DPD RI Dilaporkan ke Bareskrim
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD RI Sudarsono Hardjosoekarto dan Kabiro Perencanaan dan Keuangan Setjen DPD, Oni Choiruddin dipolisikan ke Bareskrim Polri oleh anggota DPD Farouk Muhammad.

Keduanya diduga menahan dana reses tahun 2017 sebesar Rp700 juta yang disebut diperintah oleh Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO).

"Melaporkan Sekjen DPD (Sudarsono) yang ada kaitannya dengan Ketua DPD (OSO) yang diduga melakukan penahanan terhadap dana reses anggota DPD (Farouk). Karena anggota DPD itu dananya ditahan senilai Rp700 juta, diminta nggak dikasih. Maka kami laporkan ke Bareskrim," kata pengacara Farouk, Adi Warman, di Gedung KKP, Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Kamis (8/2/2018).

Adi menyebut OSO memerintahkan Sudarsono untuk menahan dana reses Tahun 2017 itu karena Farouk pernah mengugat OSO ke PTUN tahun 2017 lalu.

Farouk menggugat pengesahan OSO bersama Nono Sampono dan Damayanti Lubis sebagai pimpinan DPD.

"Informasinya karena pelapor (Sudarsono) dianggap melakukan upaya gugatan ke PTUN dulu. Sehingga membuat terlapor (OSO) tidak nyaman dan diperintahkan untuk ditahan dana itu," kata Adi.

Sejak PTUN memenangkan pimpinan OSO, ada dua kali dana reses Farouk yang ditahan OSO, yaitu pada Juli-Agustus 2017 dan Oktober-November 2017. Dana itu sebenarnya dialokasikan untuk kegiatan anggota DPD RI di daerah pemilihan Farouk di Bima, NTB.

"Dampaknya klien kami rugi lah dari sudut finansial, Rp700 juta itu," ungkap Adi.

Laporan Farouk diterima Bareskrim Polri dengan nomor LP/1446/XII/Bareskrim, tanggal 29 Desember 2017. Sudarsono dan Oni diduga telah melakukan dugaan tindak pidana penyalahgunaan kekuasaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 421 KUHP.[jat]

Komentar

x