Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10:31 WIB

Gus Ipul Minta KJRI Hong Kong Bebaskan Cak Percil

Kamis, 8 Februari 2018 | 21:44 WIB

Berita Terkait

Gus Ipul Minta KJRI Hong Kong Bebaskan Cak Percil
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Surabaya - Bakal Calon Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta pemerintah Hong Kong segera membebaskan dua pelawak kondang asal Jatim, Deni Afriandi (Cak Percil) dan Yudho Prasetyo (Cak Yudho) yang ditangkap dan ditahan imigrasi Hong Kong, Minggu (4/2/2018) lalu.

Keduanya ditangkap karena pergi ke Hong Kong menggunakan visa turis, tetapi menerima bayaran setelah tampil melawak di hadapan para buruh migran yang berasal dari Indonesia.

"Kita tentu prihatin atas kabar yang menimpa dua saudara kita, dua seniman kita, Cak Percil dan Cak Yudho. Saya minta pemerintah Hong Kong bisa membebaskan keduanya," kata Gus Ipul kepada wartawan, Kamis (8/2/2018).

Menurut salah satu Ketua PBNU ini, Cak Percil dan Cak Yudho adalah seniman yang cerdas. Gayanya melawak yang khas selalu menyisipkan pesan-pesan perdamaian.

"Cak Percil dan Cak Yudho ke Hong Kong dalam rangka anjangsana untuk bertemu keluarga besar buruh migran yang ada di Hong Kong. Keduanya juga bisa menciptakan ketenangan dan kedamaian lewat guyonan mereka kepada buruh migran di Hong Kong," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga meminta Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong untuk terus memberikan semangat dan bantuan hukum kepada keduanya.

Sebelumnya diberitakan dua pelawak asal Jatim, yakni Yudo Prasetyo (Cak Yudho) dan Deni Afriandi (Cak Percil) ditangkap dan ditahan di penjara Lai Chi Kok karena diduga telah melanggar aturan imigrasi.

Dua pelawak ini menjalani sidang pembacaan dakwaan di pengadilan Shatin, Hong Kong. Keduanya diduga telah melanggar UU Imigrasi Hong Kong dengan tampil melawak di sebuah acara dan menerima bayaran dengan hanya berbekal visa turis.[beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x