Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 23 Mei 2018 | 19:46 WIB
 

Novanto Disarankan Bongkar Semua di Kasus e-KTP

Oleh : - | Kamis, 8 Februari 2018 | 22:22 WIB
Novanto Disarankan Bongkar Semua di Kasus e-KTP
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berjabat tangan dengan terdakwa Setya Novanto, usai menjadi saksi dalam kasus dugaan korupsi e-KTP di Pengadilan Tipikor, Jakarta - (Foto: Inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Terdakwa kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP Setya Novanto diminta membuka semua pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus ini.

"Jika Setya Novanto memang mempunyai bukti tentang keterlibatan Ibas, disampaikan saja dipersidangan. Tapi disertai bukti bukti tentang keterlibatan Ibas," kata peneliti dari Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) FH UGM, Fariz Fachryan dalam pesan singkat, Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Nama Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan Muhammad Nazaruddin mencuat dalam buku catatan Setya Novanto. Namun belum diketahui dengan pasti dugaan keterlibatan Ibas. Sebab, dalam catatan itu dia hanya menyebut nama.

"Karena melihat dari keterangan saksi saksi lain, penyebutan Ibas hanya dilakukan oleh setnov," ujarnya.

Fariz menambahkan, Novanto diharapkan dapat terbuka dan tidak menutup-nutupi keterlibatan dirinya maupun pihak lain dalam perkara yang merugikan negara mencapai Rp2,7 triliun.

"Saya harap Setnov tidak menutupi keterlibatan orang lain, dibuka saja dalam persidangan dan biar nanti hakim yang menilai," tandasnya.

Sementara, Setya Novanto sendiri belum mau buka suara soal penulisan nama Edi Baskoro Yudhoyono alias Ibas dalam buku berwarna hitam yang selalu ia bawa saat menjalani proses hukum perkara e-KTP.

Saat dikonfirmasi, Novanto hanya tersenyum sambil berseloroh kepada para wartawan sebelum menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis, (8/2/2018) pagi. Dia meminta hal itu ditanyakan pada Nazar.

"Tanya Pak Nazaruddin dong," kata Novanto singkat.

Sebelumnya Nama Ibas dicantumkan terdakwa korupsi e-KTP, Novanto, dalam secarik kertas di buku catatannya yang ditulisinya dengan kata justice collaborator.

Buku catatan bersampul hitam itu Novanto buka saat akan menjalani sidang lanjutan pada Senin, 5 Februari 2018.

Sebelumnya SBY menyebut perilaku Setya Novanto mengaitkan nama putranya Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam kasus korupsi KTP elektronik (KTP-el), ibarat pepatah 'air susu dibalas air tuba'. SBY menilai hal tersebut adalah bentuk fitnah. [ton]

Komentar

 
Embed Widget

x