Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 24 Februari 2018 | 19:25 WIB
 

Satu Almamter, Obed Dinilai Tak Enak Kritik Jokowi

Oleh : Ray Muhammad | Kamis, 8 Februari 2018 | 20:45 WIB
Satu Almamter, Obed Dinilai Tak Enak Kritik Jokowi
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Mahasiswa UGM Obed Kresna Widyapratistha yang mencuri perhatian warganet saat hadir dalam acara Mata Najwa, Rabu (7/2/2018) malam rupanya tak hanya panen kekaguman dari warganet.

Sebagaimana diberitakan, kekaguman warganet dimulai dari orasi Obed yang dianggap tenang dan santun dalam menyampaikan aspirasinya saat menjadi bintang tamu dalam acara bincang-bincang yang dipandu oleh presenter kondang Najwa Shihab.

Saat itu, Obed menyampaikan orasi yang sama sekali tidak menunjukkan kritik terhadap pemerintah. Di awal orasi, ia menyoroti bahwa Indonesia tengah dihadapkan masalah besar di bidang pendidikan dan ramainya adu domba di tengah masyarakat.

Akun @bangjemmes menilai orasi Obed yang sama sekali tak menunjukkan kritik dikarenakan dirinya sungkan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang satu almamater dengannya. Hal itu disampaikan akun tersebut melalui cuitannya hari ini, Kamis (8/2/2018).

"Menurut saya, Obed mengambil sikap tengah karena gak enakan sama pak Jokowi yg notabene satu almamater (UGM)," kicau akun milik Arfan Helmidamara itu.

Sementara itu, akun milik @atangkusuma meyakini sikap idealis para pimpinan BEM itu bakal luntur dalam jangka waktu sepuluh tahun mendatang karena akhirnya menyadari demokrasi negeri ini hanyalah ilusi.


"Mungkin mreka skrang masih sgt idealis dgn smgat mahasiswa muda perubahan. Mungkin 5-10 thn kedepan dri mreka akan ada yg menjilat ludahnya sendiri. Saya pernah menjadi mhsiswa, kontrol politik serasa sia2 jka dmokrasi hnya sbatas ilusi," cuit akun milik Atang Kusuma Wijaya ini.

Adapula akun milik Nino Dharma Manurung yang menunjukkan sikap gelinya melihat Obed dan Zaadit ramai dibanding-bandingkan intelektualnya usai menyampaikan orasinya masing-masing.

"Ketika UI diversuskan dengan UGM. Lalu, ITB dan IPB hanya tersenyum," cuit aun @NidhaManurung.

Komentar

 
Embed Widget

x