Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 11:53 WIB

Longsor di Soetta Warning untuk Pemerintah

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 7 Februari 2018 | 08:01 WIB

Berita Terkait

Longsor di Soetta Warning untuk Pemerintah
Anggota Komisi V DPR, Moh Nizar Zahro - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi V DPR, Moh Nizar Zahro menilai sering terjadinya longsor atau ambruknya proyek pembangunan infrastruktur karena pemilik proyek sangat terburu-buru sehingga mengabaikan aspek keselamatan baik bagi pekerja maupun masyarakat umumnya.

"Pemilik proyek ingin keburu-buru cepat selesai, dia mengejar target untuk selesai tapi tidak memikirkan keselamatan bahayanya orang yang lewat disitu," kata Nizar kepada INILAHCOM, Selasa (6/2/2018).

Menurut dia, kejadian longsor seperti di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, jatuhnya crane di Palembang, Jakarta dan Pasuruan itu karena semua pelaksana proyek mengejar target.

"Misalkan target 2 tahun dia pangkas menjadi 1 tahun 6 bulan, jadi mengejar target untuk segera diresmikan dan dipakai sehingga tidak melihat sisi keselamatannya," ujar anggota Fraksi Partai Gerindra ini.

Untuk itu, Nizar mengingatkan bahwa ini merupakan pekerjaan rumah dan warning bagi pemerintah agar lebih baik lagi memilih agak lambat pekerjaan proyeknya tapi keselamatan bisa dijaga apalagi sekarang cuaca antara hujan dengan kemarau tidak menentu.

"Pemerintah harus review ulang pekerjaan proyek fisik infrastrukturnya yang dikejar target itu, kalau memang tidak bisa mengejar target lebih baik agak lambat tapi orang-orang yang ada disitu bisa selamat, baik pelaksana pekerjaannya atau masyarakat umum yang lewat proyek itu," tandasnya.

Untuk diketahui, underpass di kawasan Bandara Soekarno-Hatta mengalami longsor pada Senin (5/2/2018). Akibatnya, ada beberapa orang menjadi korban dan satu orang meninggal dunia.

Kemudian, alat berat proyek double double track (DDT) atau crane di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur juga ambruk hingga menewaskan empat orang pekerja.[ris]

Komentar

x