Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 Juni 2018 | 12:54 WIB
 

Tangisan Korban Kagetkan Jemaah Salat Subuh

Oleh : - | Selasa, 6 Februari 2018 | 11:08 WIB
Tangisan Korban Kagetkan Jemaah Salat Subuh
(Foto: Beritajatim)

INILAHCOM, Kediri - Polsek Pare sedang memintai keterangan T (24) ibu muda pembuang bayi kandungnya. Perempuan asal Dusun Mulyorejo, Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri ini baru saja diamankan polisi dari rumahnya.

Sekedar mengingatkan, bayi laki-laki tersebut ditemukan di bawah pohon mangga, Rabu (29/11/2017) pagi lalu. Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 03.45 WIB.

Pagi itu Ramidi (45) warga setempat hendak menuju masjid di dekat rumahnya. Dia mendengar suara tangisan bayi. Karena penasaran, dia mencari sumber suara tersebut.

Suara tangisan bayi tersebut berasal dari pekarangan kosong. Ternyata benar, bayi tergeletak di dekat pohon mangga pekaran milik Sony.

Saksi mengetahui kondisi bayi tersebut masih terdapat ari-ari. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke perangkat desa. Untuk merawat kondisi bayi tersebut pihak pamong langsung membawa ke bidan setempat.

Berdasarkan keterangan bidan Alfiah, saat itu, bayi tersebut dalam keadaan sehat. Bayi malang itu baru saja dilahirkan karena ari-ari bayi masih menempel.

Petugas Unit Reskrim Polsek Pare berusaha mengungkap kasus pembuangan bayi ini. Setelah menelurusi dan mengambil keterangan para saksi selama kurang lebih dua bulan, akhirnya polisi berhasil mengungkapnya.

Tersangka T mengaku, buah hatinya lahir di tangan dirinya sendiri. Dia melakukan persalinan di kamar mandi. Diakui T, apabila dia hamil di luar nikah, karena melakukan hubungan gelap (hugel).

"Motif pelaku membuang bayinya karena merasa malu. Dia hamil diluar nikah. Untuk menutupi rasa malunya, kemudian pelaku melakukan persalinan sendiri di kamar mandi, kemudian membuang buah hatinya tak jauh dari rumahnya," terang Kapolsek Pare AKP Mustakim. [beritajatim]

Tags

Komentar

 
x