Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 20 November 2018 | 19:40 WIB

Kasus Suap Garuda

KPK Periksa Direktur Produksi Citilink Indonesia

Oleh : Ivan Setyadi | Selasa, 6 Februari 2018 | 11:02 WIB

Berita Terkait

KPK Periksa Direktur Produksi Citilink Indonesia
Juru Bicara KPK Febri Diansyah - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Produksi PT Citilink Indonesia, Hadinoto Soedigno dalam kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat dan 50 mesin pesawat Airbus A330-300 untuk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk periode 2004-2015.

Hadinoto bakal diperiksa untuk mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar.

"Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ESA (Emirsyah Satar)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (6/2/2018).

Hadinoto sendiri pernah menjabat sebagai Direktur Teknik PT Garuda Indonesia tahun 2007-2012.

Selain memeriksa Hadinoto, penyidik KPK juga memanggil pegawai PT Garuda Indonesia, Rajendra Kartawiria dan Reanindita, serta mantan pegawai PT Garuda Indonesia, Capt. Agus Wahjudo.

Dalam kasus dugaan suap di perusahaan pelat merah tersebut, Emirsyah diduga menerima suap dari Rolls-Royce, berupa uang dan aset yang diberikan melalui pendiri PT Mugi Rekso Abadi sekaligus Beneficial Owner Connaught International Pte Ltd, Soetikno Soedarjo.

Suap tersebut diberikan Rolls-Royce kepada Emirsyah terkait pengadaan pesawat dan 50 mesin pesawat Airbus A330-300 untuk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pada periode 2004-2015.

Dari hasil penyidikan, suap yang diterima Emirsyah mencapai 1,2 juta dan US$180 ribu atau setara Rp20 miliar. Suap berupa barang yang diterima Emirsyah yakni berjumlah US$2 juta yang tersebar di Indonesia dan Singapura. [ton]

Komentar

Embed Widget
x