Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Februari 2018 | 08:33 WIB
 

Kartu Kuning UI Dinilai Bukan Penghinaan ke Jokowi

Oleh : Agus Irawan | Sabtu, 3 Februari 2018 | 15:00 WIB
Kartu Kuning UI Dinilai Bukan Penghinaan ke Jokowi
Direktur Lingkar Madani Untuk Indonesia (Lima Indonesia) Ray Rangkuti - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Lingkar Madani Untuk Indonesia (Lima Indonesia) Ray Rangkuti menilai aksi kartu kuning yang dilakukan Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) Zaadit Taqwa terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak bisa dianggap sebagai penghinaan kepada kepala negara.

Ia menegaskan, sikap protes simbolik yang dilakukan Ketua BEM UI tidak bisa diproses secara hukum. Adapun menurutnya, pasal penghinaan sudah dicabut oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dan saat ini belum ada aturan lain soal pasal itu.

"Jadi tidak benar kalau aksi simbolis protes ke Jokowi di proses hukum. Jika aparat hukum menilai aksi protes Zaadit adalah penghinaan kepada presiden, maka dia bisa ditangkap tanpa ada laporan dari siapapun. Kalau ada juga proses hukun tidak tepat, karena dia hanya mengkritik," kata Ray di Jakarta Pusat, Sabtu (3/2/2018).

Meskipun demikian, sikap Paspampres yang mengusir Zaadit dari ruangan tempat Jokowi berpidato merupakan prosedur yang harus dilakukan pasukan pengamanan tersebut untuk menjaga suasana tetap kondusif. "Tapi kalau dia dipidana yang tidak ada alasan yang tepat," ucapnya.

Komentar

 
Embed Widget

x