Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 26 Februari 2018 | 02:28 WIB
 

Ini Alasan Asma Dewi Harus Bebas dari Tuntutan

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Kamis, 1 Februari 2018 | 17:45 WIB
Ini Alasan Asma Dewi Harus Bebas dari Tuntutan
Asma Dewi - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menunda sidang perkara ujaran kebencian dengan terdakwa Asma Dewi pada Selasa (6/2/2018). Harusnya, sidang tuntutannya dijadwalkan hari ini Kamis (1/2/2018).

Kuasa Hukum Asma Dewi, Nurhayati mengatakan ada empat alternatif pilihan tuntutan jaksa yang menarik dalam sejarah pengadilan di Indonesia yakni UU ITE, UU Anti Diskriminasi, Pasal 156 KUHP tentang SARA atau Pasal 207 KUHP tentang menghina aparat.

Ia menjelaskan dalam prosesnya sudah ada beberapa ahli yang dihadirkan dimintai keterangan, baik ahli bahasa, ahli hukum pidana, ahli politikal etnisitas, ahli intelijen, ahli sosial media, ahli sosilogi politik dan ahli ekonomi industri serta dua saksi fakta yang meringankan.

"Dari keempat pasal yang didakwakan setelah dilakukan pemeriksaan dengan menghadirkan beberapa ahli, maka tidak ada satu pun dakwaan jaksa penuntut umum yang mengena," kata Nurhayati di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, semua postingan yang dilakukan oleh Asma Dewi sebagai terdakwa adalah kritik terhadap kebijakan pemerintah. Untuk itu, diharapkan tuntutan terhadap Asma Dewi bebas murni.

"Atau setidak-tidaknya dinyatakan tidak bersalah berdasarkan keterangan para ahli dan saksi-saksi sebagaimana tersebut di atas," tandasnya.

Asma Dewi didakwa Pasal 28 ayat 2 ITE juncto Pasal 45 ayat 2 UU ITE. Dakwaan kedua ia dikenakan Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf n angka 1 UU tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis, Pasal 156 KUHP, Pasal 207 KUHP.[ris]

Komentar

 
Embed Widget

x