Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Februari 2018 | 08:35 WIB
 

Pilkada 2018, Bawaslu Gandeng Lembaga Negara

Oleh : Agus Irawan | Kamis, 25 Januari 2018 | 22:11 WIB
Pilkada 2018, Bawaslu Gandeng Lembaga Negara
Ketua Bawaslu Abhan - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Untuk mencegah kerawanan dan potensi pelanggaran terjadi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersinergi dengan para pemangku kepentingan Pengawasan Pemilu.

"Bukan hanya lembaga Negara, Bawaslu juga bersinergi dengan masyarakat sipil," kata Ketua Bawaslu Abhan, Kamis (25/1/2018).

Lembaga-lembaga tersebut di antaranya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Komunikasi dan Informasi, Pramuka, Mahkamah Konstitusi, Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Polri, Kejaksaan Agung, Badan Intelijen Negara, Ombudsman Republik Indonesia, Badan Siber dan Sandi Negara, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Selain itu, Bawaslu juga bersinergi dengan organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, dan perguruan tinggi. Sebagaimana diamanatkan undang-undang, Bawaslu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pengawasan Pemilu.

"Hal itu didesain dalam Pusat Pengawasan Partisipatif yang tertuang dalam tujuh program, yaitu Pengawasan Berbasis Teknologi Informasi (Gowaslu), Forum Warga Pengawasan Pemilu, Gerakan Pengawas Pemilu Partisipatif," ungkapnya.

Sementara itu, pengabdian masyarakat dalam pegawasan pemilu, pengelolaan media sosial, pojok pengawasan dan pramuka Pengawas (Saka Adhyasta) Pemilu.

Dalam hal komunikasi dengan publik, Bawaslu membangun jenema (brand) baru salah satunya dengan mengganti logo lembaga.

"Komunikasi publik juga diperbaiki dengan peningkatan pelayanan informasi yang membuat skor pelayanan informasinya meningkat menjadi 79,05 yang membuat bawaslu mendapat peringkat keempat dalam pelayanan informasi," paparnya. [ton]

Komentar

 
Embed Widget

x