Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10:30 WIB

Wiranto Bahas Kunjungan ke Nauru dengan Wamenlu

Oleh : Ray Muhammad | Rabu, 24 Januari 2018 | 16:24 WIB

Berita Terkait

Wiranto Bahas Kunjungan ke Nauru dengan Wamenlu
Menkopolhukam Wiranto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menkopolhukam Wiranto menggelar pertemuan tertutup bersama Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (24/1/2018).

Usai pertemuan, Wamenlu mengatakan pertemuan ini digelar untuk membahas soal rencana kunjungan kenegaraan Menkopolhukam ke Republik Nauru pada bulan ini.

Fachir mengatakan, seharusnya ini merupakan kunjungan balasan Presiden Nauru, Baron Waqa pada yang dilakukan bulan lalu oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Namun, lantaran Jokowi tengah melakukan kunjungan kenegaraan ke lima negara mulai hari ini, kegiatan ini akan diwakilkan oleh Wiranto.

"Sewaktu Presiden Nauru datang ke sini bertemu Bapak Presiden, pada kesempatan itu beliau menyampaikam undangan kepada Presiden agar bisa menghadiri 50 tahun kemerdekaan Nauru. Karena berhalangan, Presiden menunjuk Menkopolhukam untuk mewakili beliau," kata Fachir di Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Rabu (24/1/2018).

Adapun saat kinjungannya nanti, rombongan Kemenkopolhukam akan membawa tim kesenian yang menjadi hiburan tersendiri bagi warga Nauru.

"Warga Nauru itu cuma 13.000. Tentu kami mempunyai beberapa dukungan pembangunan buat Nauru apakah dalam bentuk kerjasama ekonomi maupun capacity building. Nanti ada beberapa bagian juga akan disampaikan. Intinya beliau (Wiranto) sebagai utusan khusus Presiden akan menghadiri undangan tersebut," jelasnya.

Melalui kunjungannya nanti, lanjut Fachir, Menkopolhukam akan menyampaikan ucapan terimakasihnya secara khusus kepada Presiden Nauru atas dukungannya terhadap NKRI.

"Jadi, saya melihat kita tidak ada permasalahan dengan Nauru. Bahwa kemudian mereka membackup kita itu saya pikir karena memang didasarkan pada prinsip pengakuan terhadap otoritas Indonesia sekaligus tidak mencampuri urusan dalam negeri," paparnya. [rok]

Komentar

Embed Widget
x