Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 26 Februari 2018 | 04:56 WIB
 

Ini Gaya Bamsoet Pimpin Dewan

Oleh : R Ferdian Andi R | Selasa, 23 Januari 2018 | 01:01 WIB
Ini Gaya Bamsoet Pimpin Dewan
Ketua DPR Bambang Soesatyo - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo baru sepekan dilantik sebagai Ketua DPR menggantikan Setya Novanto. Masa kerja hanya 1,8 bulan yang dimiliki, Bambang tampil unik dan berbeda dibandingkan pendahulunya. Ada harapan di masa sisa jabatan sebagai Ketua DPR?

Kursi Ketua DPR nyata merupakan kursi panas. Baru beberapa jam dilantik, dari Kuningan, Jakarta Selatan, muncul pemberitaan dari Juru Bicara KPK Febri Diansyah soal kemungkinan lembaga antirasuah itu memeriksa Bambang Soesatyo dalam kasus KTP Elektronik.

Baru tiga hari dilantik sebagai Ketua DPR, empat demonstran berhasil menyusup di gedung nusantara III DPR. Menariknya, demonstran tersebut muncul saat Bambang hadir di kantornya dan tengah melayani pertanyaan sejumlah wartawan. Tuntutan pendemo cukup istimewa, meminta Bamsoet mundur dari kursi yang baru didudukinya.

Belum genap seminggu menduduki kursi empuknya, foto Bambang bersama koleksi mobil mewahnya tersiar luas melalui media sosial. Persoalan pajak dan gaya hidup mewahnya tak luput dari sorotan publik. Berbagai gosip dan rumor yang muncul sesaat pelantikan sebagai Ketua DPR RI tentu disadari Bambang sebagai konsekwensi jabatan yang kini ia sandang.

Namun bukan Bambang namanya, jika tak mampu membalikkan keadaan dengan sekejap. Ramai-ramai soal informasi komposisi fraksi-fraksi di DPR yang disebut setuju praktik Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT), Bambang tampil mengesankan. Secara lugas Bambang berjanji akan menanggalkan jabatannya jika legislasi soal LGBT lolos di gedung parlemen. "Saya berjanji melaksanakan amanat dengan pertaruhan mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPR apabila LGBT dilegalkan di republik ini," seloroh Bamsoet.

Awal pekan ini, Bambang pun memulai tradisi baru di parlemen. Ia mengundang seluruh pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD) untuk memetakan persoalan di DPR agar dapat dipecahkan setiap masalah yang muncul. "Semua masalah dibahas bersama antara Pimpinan AKD dan Komisi, sehingga semua bidang tahu masalahnya. Juga ada pemecahan permasalahan di antar komisi," kata Bamsoet, usai memimpin pertemuan di ruang kerjanya, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (22/01/2018).

Pertemuan tersebut secara spesifik membahas tiga fungsi yang dimiliki DPR yakni fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan. Lebih khusus, mantan Ketua Komisi III DPR ini menekankan soal fungsi legislasi agar menjadi perhatian pimpinan AKD.

Bambang menyebutkan Pimpinan DPR akan menggelar pertemuan rutin yang sifatnya informal dengan pimpinan AKD sebulan sekali dan pimpinan fraksi DPR seminggu sekali. "Pertemuan dengan Pimpinan AKD akan digelar sebulan sekali, sementara pertemuan dengan Ketua Fraksi seminggu sekali. Pertemuan bersifat informal," tandas Bamsoet.

Komentar

 
Embed Widget

x