Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 25 April 2018 | 04:07 WIB
 

Polres Gowa Terpaksa Lumpuhkan Pelaku Begal

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Sabtu, 20 Januari 2018 | 18:00 WIB
Polres Gowa Terpaksa Lumpuhkan Pelaku Begal
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Tim Anti Bandit Polres Gowa Sulawesi Selatan menembak spesialis pencurian motor dengan kekerasan atau begal yang sering beraksi di puluhan tempat wilayah Gowa, Sulawesi Selatan. Kini, masih ada pelaku yang buron dan dalam pengejaran petugas di lapangan.

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga mengatakan pelaku yang berhasil diamankan Aan (19) dimana yang bersangkutan melakukan kejahatan tidak hanya di Gowa, tapi juga wilayah Makassar dengan membuat dan membawa bom molotov.

"Pelaku Aan mengaku terlibat dalam kasus pembakaran Kantor DPRD juga, ia ditembak petugas bagian kakinya karena ingin melakukan perlawanan terhadap anggota di lapangan," kata Shinto melalui keterangannya, Sabtu (20/1/2018).

Mantan Wakasat Reserse Narkoba Polres Jakarta Barat ini menjelaskan pelaku dalam menjalan aksi pencurian kendaraan bermotor dengan cara merusak rumah kunci pakai kunci T, kemudian pelaku juga melakukan perampasan dan jambret barang berharga di jalan raya.

"Tersangka Aan ini mengaku terlibat dalam kasus pembakaran Kantor DPRD sehingga akan dijerat Pasal 170 KUHP," ujarnya.

Menurut dia, Tim Anti Bandit Polres Gowa masih melakukan pengejaran terhadap empat pelaku yang buron atau masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) yakni Maulana, Nasrun, Fahmi dan Akil.

"Mereka sudah beraksi di sebanyak 25 lokasi, yang dicuri berbagai macam baik motor dang barang berharga lainnya," jelas mantan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Jawa Timur ini.

Ia menjelaskan para pelaku menjalankan aksinya sejak tahun 2016 hingga sekarang, diantaranya di lorong pinggiran Sungai Jeneberang, kemudian depan Citraland Abdul Razak, Jalan Sultan Hasanudin, depan Patung Massa dan lainnya.

"Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang curas dengan ancaman pidana minimal 12 tahun penjara dan Pasal 363 KUHP tentang curat dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun penjara," tandasnya. [fad]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x