Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 28 Mei 2018 | 02:27 WIB
 

TNI Gadungan Perdayai Banyak Gadis

Oleh : - | Kamis, 18 Januari 2018 | 13:06 WIB
TNI Gadungan Perdayai Banyak Gadis
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Kediri - Riyan Teguh, pemuda asal Kabupaten Tulungagung (sebelumnya tertulis Kabupaten Kediri) yang diamankan Koramil Wates karena menjadi TNI gadungan telah diserahkan ke kantor polisi.

Dari interogasi petugas, ternyata pelaku telah memperdayai banyak gadis.

Pelaku mengenal korbannya melalui media sosial (medsos). Kebanyakan para gadis yang telah tertipu berasal dari wilayah Kabupaten Kediri dan Nganjuk.

Joko Susanto, selaku Kepala Desa Plaosan, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri mengatakan tertangkapnya pelaku ini berawal dari laporan salah seorang wanita dari Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri.

Gadis berinisial AP itu yang datang ke Desa Plaosan tempat kos pelaku. "Ternyata alamat TNI gadungan yang disebutkan oleh AP adalah palsu. Akhirnya kami berkoodinasi dengan pihak Koramil Wates," kata Joko, Kamis (18/1/2018).

Kemudian dikembangkanlah kasus tersebut dan menetapkan Ryan sebagai target operasi. AP pun pernah dijanjikan akan dinikahi dan hidup berumah tangga. Karena sebelumnya, mereka juga pernah melakukan hubungan layaknya suami istri.

Setelah mendapatkan informasi bahwa Ryan berada di sebuah tempat pijat di Kota Kediri, kemudian petugas mendatanginya. Petugas akhirnya mengamankan pelaku. Namun, warga yang merasa geram dengan perbuatan pelaku, sempat menghakiminya.

Selain mengaku sebagai TNI, Ryan juga kerap mengaku sebagai seorang wartawan, lengkap dengan ID Card. Dia memiliki tiga kartu identitas yang berbeda. Bahkan, dia juga bermasalah dengan sejumlah leasing atau lembaga perkreditan lantaran tak mau membayar sejumlah cicilan kendaraannya.

Kini perangkat desa tengah menyelidiki asal usul pelaku mendapatkan KTP tersebut. Pasalnya pihak desa tidak pernah memberikan rekom kependudukan.

Diberitakan sebelumnya, Riyan Teguh, pemuda asal Kabupaten Tulungagung diringkus anggota Koramil Wates, Kabupaten Kediri. Pasalnya, dia terbukti menjadi anggota TNI gadungan.

Riyan dibekuk petugas di sebuah panti pijat di wilayah Kota Kediri. Dia harus menahan sakit lantaran usai di hakimi oleh sejumlah masyarakat yang geram atas tindakannya. [beritajatim]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x