Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Februari 2018 | 08:50 WIB
 

Anggota NU Lenyap Misterius, Ini Kata Paranormal

Oleh : - | Rabu, 17 Januari 2018 | 21:18 WIB
Anggota NU Lenyap Misterius, Ini Kata Paranormal
(Foto: Beritajatim)

INILAHCOM, Kediri - Anggota Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Kediri Ponadi (45) warga Dusun Gondang, Desa Pehwetan, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri dinyatakan hilang selama tiga hari terakhir.

Berbagai spekulasi muncul, diantarnaya korban lenyap terseret arus Sungai Serinjing yang melintasi desa setempat.

Pada Rabu (17/1/2018) siang warga setempat menggelar ritual selamatan di Dam Sungai Serinjing. Diduga, di tempat inilah korban celaka, terpelesert sehingga terseret arus saat melintasinya.

Kemungkinan ini muncul, karena salah seorang tetangganya mengaku, sempat dipamiti korban pergi mencari rumput, pada Senin (15/1/2018) sore lalu.

Dalam ritual selamatan ini, sesepuh desa berkomat-kamit di depan kemenyan menghadap ke air sungai yang turun dari pintu air. Selanjutnya, mereka menggelar doa bersama, dan meninggalkan sesaji di tepi sungai. Ada ratusan orang warga yang menyaksikan prosesi ini.

Menurut Suwaru, adik ipar Ponadi, pihak keluarga sudah menempuh berbagai upaya pencarian. Selain menyusuri sepanjang aliran sungai, juga meminta bantuan paranormal. "Menurut dukun Jawa, mas Ponadi kalap. Diselimuti hal gaib," kata Suwadi ditemui di rumah korban, Rabu (17/1/2018).

Pihak keluarga tidak hanya bertanya kepada satu orang paranormal, melainkan banyak orang pintar. Dari keseluruhan, mayoritas mereka mengatakan, korban lenyap di Sungai Serinjing.

"Sungai ini memang angker. Banyak warga yang melihat penampakan makhluk halus disini. Seperti foto ini, ada penampakan kepala seorang perempuan yang tertangkap kamera dari sungai," kata Dani, warga setempat.

Menurut masyarakat, Ponadi memang memiliki kebiasaan yang aneh. Saat malam hari, dia sering pergi ke dam sungai. Ketika ditanya oleh warga setempat, Ponadi mengaku, tengah menjalankan sebuah ritual khusus. Bahkan, pada malam hari pula, Ponadi juga kungkum atau berendam di sungai yang mengalir ke Sungai Brantas itu.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri bersama Basarnas Trenggalek dibantu para relawan berusaha melakukan pencarian terhadap korban.

Selain pencarian di darat, juga di Sungai Serinjing. Penyusuran dilakukan dengan menggunakan pelampung dan ban bekas. Tetapi, hinga sejauh kurang lebih 3 kilometer, korban belum ditemukan.[beritajatim]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x