Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 Juni 2018 | 12:15 WIB
 

Idaman Minta Keadilan yang Sama dengan Parpol Lain

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Selasa, 16 Januari 2018 | 23:27 WIB
Idaman Minta Keadilan yang Sama dengan Parpol Lain
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Idaman, Ramdansyah meminta keadilan sebagaimana yang dikuatkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) yakni seluruh partai wajib diverifikasi baik partai lama maupun partai baru.

"Hal yang sama kami minta di Bawaslu, prinsip keadilan bahwa partai kami ada kekurangan, ada kemudian celah orang mundur akibat tahapan sub pendaftaran KPU ceroboh untuk membuat penjegalan diawal. Sehingga, data awal kami terlambat datang karena diminta data asli," kata Ramdansyah, Selasa (16/1/2018).

Kedua, kata Ramdansyah, terkait Sipol KPU itu juga dianggap masih bermasalah. Padahal, sudah disertakan bukti-bukti datanya. Sebab, kalau Partai Idaman dianggap tidak memenuhi berkas atau kurang berkas. Maka, partai yang sudah dinyatakan lolos tahap awal verifikasi administrasi ternyata juga datanya tidak ada.

"Kalau kurang atau manipulatif atau berdasarkan dugaan dokumen yang tidak benar, ya itu harus tidak diloloskan. Itulah prinsip keadilan, atau kalau mereka dengan dokumen katakanlah ada permakluman, kami juga meminta permakluman. Karena silahkan verifikasi, ada tidak orangnya kami secara faktual. Itu bisa dicek di lapangan," ujarnya.

Ia mencontohkan di Maluku Utara itu ada data yang diduga tidak benar, yakni bandingkan satu partai dengan partai lain yang tanda tangan camatnya itu berbeda dan ini sudah dibuktikan di Bawaslu sehingga meminta dibatalkan.

Kemudian, Sipol (sistem informasi partai politik) KPU juga bisa diperiksa data tanda tangan satu partai dengan partai lain juga berbeda sehingga menimbulkan pertanyaan mana yang benar. Bahkan, sudah ditunjukan juga ke Bawaslu tanda tangan camat yang diperolehnya di Maluku Utara, Kecamatan Weda.

Ternyata, Bawaslu dalam sidang pendahuluan menyatakan terkait dengan dugaan pelanggaran data itu kembali lagi cek KPU. Padahal, Partai Idaman minta Bawaslu yang melakukan investigasi.

"Karena kami sudah melakukan tahap awal untuk menyatakan bahwa data ini diduga tidak benar. Untuk kemudian absah dan tidak benar diteruskan, itu tugas dari Bawaslu, kami membuktikan bukti awal," jelas dia.

Maka dari itu, Ramdansyah meminta kalau memang partai politik yang sudah dinyatakan lolos tapi diduga masih ada data yang tidak benar maka harus dibatalkan alias tidak diloloskan.

"Menurut kami, jika data tidak benar dan tidak bisa diloloskan seperti itu. Kalau diloloskan, ya hak yang sama kami juga meminta diloloskan. Bahwa ada kekurangan, ada ketidaklengkapan dan juga tidak kelengkapan data," tandasnya. [ton]

Komentar

 
x