Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 Juni 2018 | 12:13 WIB
 

Kronologi Ibu Minum Racun Bersama 3 Anaknya

Oleh : - | Selasa, 16 Januari 2018 | 20:01 WIB
Kronologi Ibu Minum Racun Bersama 3 Anaknya
(Foto: Beritajatim)

INILAHCOM, Jombang - Suasana duka masih terlihat di rumah Evy Suliastin (26), di Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Jombang. Garis polisi masih terpasang di rumah sederhana itu. Evy sendiri masih menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang.

Sedangkan tiga jasad anaknya juga masih berada di kamar untuk proses otopsi. Proses otopsi tersebut baru kelar setelah kumandang azan magrib, Selasa (16/1). Evy adalah ibu muda yang melakukan bunuh diri bersama tiga anaknya dengan cara menenggak racun serangga. Tindakan itu diduga karena prahara rumah tangga.

Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto membeberkan kronologi petaka tersebut. Semua itu bermula pada Senin (15/1/2018) malam. Saat itu, F (55) yang tinggal di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, menyuruh santrinya bernama Soleh (25) untuk mengirim ayam goreng dan nasi goreng ke rumah Evy.

Antara F dan Evy merupakan suami istri. Namun belakang diketahui jika kedua terikat pernikahan siri. F sendiri merupakan pengasuh sebuah pesantren di Surabaya, namun sehari-hari yang bersangkutan tinggal di Desa Mancilan.

Dengan mengendari motor, Soleh menembus pekatnya malam menuju Desa Karobelah. Tidak membutuhkan waktu lama, pria kelahiran Jepara itu sampai di tempat yang dituju. Karena antara Mancilan dan Karobelah memang bersebelahan.

Hanya saja, saat itu rumah Evy dalam kondisi sepi. Soleh hanya bertemu Nurus Shobikhah, yang tidak lain adik dari Evy. Kepada Soleh, gadis 20 tahun itu memberitahuan bahwa rumah dalam kondisi sepi. Namun Nurus sempat mendengar suara orang terbatuk dari belakang rumah tersebut.

Akhirnya, Nurus dan Soleh kembali masuk rumah itu. Mereka memeriksa kondisi, namun lagi-lagi semuanya sepi. Baru kemudian menyisir kamar mandi. Saat membuka pintu kamar mandi itulah keduanya terkejut karena melihat kaki terlentang.

Nurus maupun Soleh balik kanan guna memberitahukan temuan itu ke warga. Sedangkan Soleh kembali ke Desa Mancilan menemuai F untuk melaporkan hal ganjil yang dilihatnya. Awalnya, Soleh mengira Evy dan anak-anaknya hanya pingsan.

"Akhirnya kejadian itu dilaporkan ke polisi. Saat dilakukan pemeriksaan, tiga anak yang terkulai di kamar mandi sudah meninggal dengan mulut berbusa. Sedangkan sang ibu kondisinya kritis. Awalnya, mereka dibawa ke Klinik PKU Muhammadiyah Mojoagung," kata Agung.

Karena kondisi makin kristis, Evy dirujuk ke RSUD Jombang. Tiga bocah tak berdosa yang meninggal itu masing-masing Sayid Mohammad Syaiful Alfaqih (6), Bara Viadinanda Umi Ayu Qurani (4) dan Umi Fauziah (4 bulan).

Kapolres mengungkapkan, dugaan Evy melakukan percobaan bunuh diri karena dipicu oleh prahara rumah tangga. Biduk rumah tangga F dan Evy mulai guncang sejak tiga tahun terakhir. Bahkan belakangan Evy mengetahui jika sang suami menikah lagi dengan wanita asal Nganjuk.

"Dugaan sementara, ibu ini (Evy) mengalami depresi. Sudah tiga tahun hubungan mereka kurang harmonis. Bahkan korban akhirnya mengetahui jika F menikah lagi," kata Agung.[beritajatim]

Tags

Komentar

 
x