Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 Agustus 2018 | 05:44 WIB

Polres Cianjur Grebek Pesta Seks Sesama Jenis

Oleh : - | Minggu, 14 Januari 2018 | 18:33 WIB
Polres Cianjur Grebek Pesta Seks Sesama Jenis
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Cianjur - Sebanyak lima orang laki-laki diamankan pihak kepolisian Cianjur, Jawa Barat. Mereka diamankan karena kedapatan melakukan pesta seks sesama jenis di salah satu villa di kawasan Cipanas.

Satu diantaranya, merupakan anak di bawah umur yang berstatus pelajar di Cianjur. Tertangkapnya kelima orang sesama jenis itu, berawal dari keresahan berbagai kalangan terkait maraknya aktivitas penyimpangan seks.

"Berbagai cara kami kami lakukan termasuk melakukan penyelidikan, hingga medapati satu aplikasi di sistem operasi android. Aplikasi tersebut menjadi sarana komunikasi antara pelaku penyimpangan seks kaum laki-laki," kata Kapolres Cianjur AKBP Soliyah di Cianjur, Minggu (14/1/2018)

Setelah tim cyber mendalami aplikasi tersebut, ternyata didapati beberapa orang pelaku laki-laki seks laki-laki (LSL) atau gay membuat janji untuk melakukan pesta seks di Cianjur, tepatnya di salah satu villa di Cipanas.

Polres Cianjur melakukan penggerebekan dan mendapati lima orang laki-laki tengah melakukan pesta seks, masing-masing berinisial AGW (50) kelahiran Bali yang kini tinggal di Bandung, AR (21), DA (16), DS (39) dan U (34) yang merupakan warga asli Cianjur.

Saat penggerebekan, kelima orang tersebut tidak mengenakan pakaian, seorang diantaranya merupakan pelajar dan ditemukan alat kontrasepsi, obat kuat, parfum, miras berjenis anggur merah, pelumas/pelicin dan beberapa barang lainnya.

"Pelaku akan dikenakan pasal 36 Undang-undang nomor 44/2008 tentang pornografi, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara atau denda paling besar Rp 5 miliar," katanya.

Pihaknya akan terus mengembangkan temuan tersebut untuk mengantisipasi kejadian serupa di wilayah hukum Cianjur, terlebih kawasan Cipanas dan sekitarnya kerap menjadi tempat menginap wisatawan atau warga luar kota.

"Kami akan terus mendalami penyimpangan seks ini, termasuk dugaan ada prostitusi sesks sesama jenis di dalamnya karena ini merusak perilaku dari generasi muda ke depan," katanya. [tar]

Komentar

x