Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 18 Februari 2018 | 12:01 WIB
 

Kholifah Komitmen 3 Sektor Pembangunan

Oleh : - | Minggu, 14 Januari 2018 | 13:10 WIB
Kholifah Komitmen 3 Sektor Pembangunan
(Foto: Beritajatim)

INILAHCOM, Pamekasan - Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Pamekasan KH Kholilurraman dan Fathor Rohman komitmen untuk membenahi tiga sektor pokok demi mengembangkan daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.

Komitmen tersebut disampaikan pasangan yang mulai ngetrand dengan sebutan Kholifah, menjelang pelaksanaan pilkada serentak 2018 yang dijadwalkan akan digelar Rabu (27/6/2018) mendatang.

Ketiga program prioritas tersebut masing-masing sektor pendidikan, infrastruktur dan kesehatan. "Setelah ini nanti kami akan membuat pakta integritas dalam bentuk baliho dan akan kami pasang di berbagai titik di Pamekasan," kata KH Kholilurrahman usai mendaftar di KPU Pamekasan, beberapa waktu lalu.

"Jadi tiga program prioritas berskala nasional tersebut, nantinya juga akan kami upayakan satu desa satu ambulance. Itu khusus untuk sektor keseatan," sambung pria yang akrab disapa Kiai Kholil.

Bahkan pihaknya juga berencana untuk terus melakukan blusukan ke sejumlah wilayah untuk menerima keluhan dari masyarakat secara langsung. Sebab selama ini pihaknya menilai ada keterputusan informasi dari masyarakat bawah ke jajaran birokrasi pemerintahan.

"Sebelum masuk ke pendopo untuk kedua kalinya (sebagai bupati), kami ingin calling down sehingga nantinya menghasilkan yang terbaik. Mohon maaf jika tahun kemarin belum sempat terealisasi," ungkapnya.

Pihaknya juga komitmen untuk terus menjalin komunikasi dengan beberapa senior pemerintahan. Guna dijadikan sebagai rujukan dalam mengembangkan pembangunan di Pamekasan.

"Para senior pemerintahan seperti bapak Amiril, bapak Dadang (Kadarisman Sastrodwirdjo) tetap akan kami jadikan rujukan dan refrensi bersama senior lainnya. Sehingga apa yang kita lakukan sesuai dengan etika dan kode etik pemerintahan," jelasnya.

Tidak hanya itu, masukan dari para ulama dan tokoh masyarakat juga akan dijadikan sebagai refrensi dalam berbagai kebijakan yang akan diterapkan saat memimpin nanti. "Para ulama tetap akan menjadi refrensi kami, kami komitmen memberikan yang terbaik bagi masyarakat," pungkasnya. [beritajatim]

Komentar

 
Embed Widget

x