Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 18 Februari 2018 | 12:09 WIB
 

Cerita Kader Dimintai Mobil oleh Oknum di Gerindra

Oleh : Fadhly Zikri | Kamis, 11 Januari 2018 | 19:32 WIB
Cerita Kader Dimintai Mobil oleh Oknum di Gerindra
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kader Gerindra yang juga merupakan Bendahara tim La Nyalla Mattaliti untuk persiapan menjadi Calon Gubernur Jawa Timur, Tubagus Daniel Hidayat, blak-blakan bercerita perihal pemberian sejumlah uang hingga mobil kepada oknum DPP Partai Gerindra.

Dia pun menceritakan pertemuan dengan seniornya di DPP Gerindra terkait pencalonan kader Partai Gerindra disejumlah daerah, salah satunya di Jawa Timur yaitu La Nyalla.

"Bang ada banyak kader Gerindra ingin maju jadi Bupati, Wali Kota, Gubernur. Kebetulan saya pegang beberapa perusahaan besar, mungkin bisa mendanai, dia orang tokoh masyarakat, ingin jadi kepala daerah, tapi tidak punya uang, kita coba bantu," kata Daniel bercerita di restoran Mbok Berek, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2018).

Kemudian hal itu ditanggapi seniornya di TNI tersebut. Daniel mengaku juga merupakan mantan anggota TNI yang pensiun dini. Pada awalnya kata dia, oknum DPP Gerindra tersebut meminta sebuah mobil.

"Saya muncul minta rubicoon (mobil jeep), satu Kabupaten, rubicoon satu," ujarnya.

Setelah memberikan mobil, kemudian oknum tersebut meminta uang. "Saat itu belum main rekaman, saat itu saya percaya. Selanjutnya minta uang, total Rp6 miliar, dan uang itu masuk ke Hambalang. Saya ada bukti WA (whatsapp) SMS, yang menerima, katanya baru terima Rp4 M," tuturnya.

Tak sampai disitu lanjut dia, oknum tersebut juga meminta biaya survei. "Dari situ belum lagi oknum ini setiap survei, satu kali survei Rp300 juta, belum lagi beli kipas di Hambalang Rp100 juta," ungkapnya.

Setelah beberapa kali menuruti permintaan oknum tersebut, keinginan mempertemukan La Nyalla dan mendapat rekomendasi Cagub Jawa Timur pun tak kunjung terlaksana.

"Tapi dihambat terus, akhirnya saya dan temen-temen menilai ada yang tidak beres ini," tandasnya.[jat]

Komentar

 
Embed Widget

x