Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 04:55 WIB

KPK Jerat Bupati Nganjuk Jadi Tersangka TPPU

Oleh : Ivan Setyadhi | Senin, 8 Januari 2018 | 18:52 WIB

Berita Terkait

KPK Jerat Bupati Nganjuk Jadi Tersangka TPPU
Bupati Nganjuk Taufiqurrahman

INILAHCOM, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman sebagai tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Sebelumnya, Taufiqurrahman menyandang status tersangka untuk dua perkara yakni suap dan gratifikasi.

"TFR (Taufiqurrahman) diduga telah membelanjakan penerimaan hasil gratifikasi berupa kendaraan yang diatasnamakan orang lain, tanah, dan uang tunai dalam bentuk lainnya," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (8/1/2018).

Dalam daftar dugaan pencucian uang yang dilakukan Taufiqurrahman, saat ini telah disita penyidik sebagai barang bukti. Di antaranya, satu unit mobil Jeep Wrengler Sahara Artic 4D tahun 2012, dan 1 unit mobil smart Fortwo, serta satu bidang tanah seluas 12,6 hektar di Desa Suru, Ngetos, Nganjuk.

"Terhadap TFR disangkakan Pasal 3 atau Pasal 4 UU No 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP," ungkapnya.

Sebelumnya, Taufiq dijerat dan ditetapkan tersangka gratifikasi karena diduga menerima Rp 2 miliar terkait penyalahgunaan jabatannya sebagai Bupati. Adapun rincian gratifikasi yang diterima Taufiq yakni sebesar Rp1 miliar dari proyek pembangunan infrastruktur di Nganjuk, tahun anggaran 2015.

Sisanya, diperoleh Taufiqurrahman atas promosi jabatan dan mutasi sejumlah PNS di lingkungan Kabupaten Nganjuk. [ton]

Komentar

Embed Widget
x