Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 16 Oktober 2018 | 16:20 WIB

Ada Pelajaran Di Balik Erupsi Gunung Agung

Oleh : Dewa Putu Sumerta | Rabu, 27 Desember 2017 | 13:30 WIB

Berita Terkait

Ada Pelajaran Di Balik Erupsi Gunung Agung
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Badung - Sejak 30 November hingga 15 Desember jumlah kedatangan wisatawan asing ke Bali berangsur kembali ke angka semula. Bermula dari tiga ribu wisatawan per hari lalu kini naik menjadi tujuh ribu hingga akhirnya naik signifikan pada 16 Desember sebanyak 12 ribu wisatawan hingga saat ini.

"Di mata turis Bali tetap kawasan yang menarik. Terlebih pada tahun ini Bali dinobatkan oleh Tripadvisor sebagai World 1st Best Destination dan 15th World Best Place to Visit 2017 versi US News," ucap praktisi pariwisata Bali, I Wayan Puspa Negara, di Kuta, Badung, Rabu 27 Desember 2017.

Bagi Puspa Negara, hal itu merupakan kekuatan promosi Bali ditambah membludaknya wisatawan domestik ke untuk menghabiskan libur tahun baru di Bali. Soal tingkat okupansi hotel di kawasan Kuta, ia menyebut rata-rata berada di kisaran angka 65-75 persen.

"Angka itu sudah menunjukkan tren kestabilan, namun tidak semeriah tahun lalu. Tahun 2016 mulai tanggal 25 Desember tingkat hunian sudah mencapai 85-95 persen pada Natal dan 100 persen sampai perayaan pergantian tahun. Jadi tahun ini memang pariwisata Bali tak se-glamour tahun lalu," ujarnya.

Di sisi lain, bencana erupsi Gunung Agung diyakini Puspa Negara akan menjadikan Bali sebagai destinasi wisata internasional akan semakin resisten dan kuat atas berbagai ancaman dan bencana yang bisa saja melanda.

"Kita banyak mendapatkan pelajaran berharga dari kondisi Gunung Agung untuk dijadikan kekuatan, di antaranya kesiapan mitigasi bencana terhadap turis, tata cara penanganan kedaruratan informasi dan tata cara kedaruratan pelayanan dalam men-treatment wisatawan," papar dia.

Dengan kata lain, tahun depan Pemerintah Provinsi Bali maupun kabupaten/kota harus menganggarkan dana kontigensi tak terduga dan inovatif di sektor tata cara service dan tata cara informasi tahun depan, tak hanya untuk erupsi Gunung Agung, namun juga bencana lainnya. [rok]

Komentar

Embed Widget
x