Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 23 Februari 2018 | 07:38 WIB
 

Gunung Agung Beri Hikmah Berharga Bagi Pariwisata

Oleh : Dewa Putu Sumerta | Rabu, 27 Desember 2017 | 11:59 WIB
Gunung Agung Beri Hikmah Berharga Bagi Pariwisata
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Badung - Pepatah selalu ada hikmah di balik musibah sepertinya berlaku pada erupsi Gunung Agung. Betapa tidak, gunung yang terletak di wilayah destinasi pariwisata internasional itu tengah menunjukkan geliat vulkaniknya berupa erupsi.

Bahkan pada November lalu abu vulkanik yang dimuntahkan gunung setinggi 3.142 mdpl itu sempat memenuhi langit Bali. Akibatnya, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sempat ditutup.

Dampaknya, sektor pariwisata Bali porak poranda akibat geliat gunung yang terletak di Kabupaten Karangasem. Hampir semua "stakeholder" seperti kebakaran jenggot melihat kondisi pariwisata Bali.

Tak ayal, media menjadi kambing hitam turun drastisnya turis yang berkunjung ke Bali, meski tak ada kaitan langsung. Jika pun turis enggan datang ke Bali bukan karena pemberitaan, namun karena bandara ditutup akibat avu vulkanik Gunung Agung.

Tudingan kepada media sebetulnya untuk menutupi borok jika industri pariwisata Bali tak memiliki skenario baik mengelola bencana. Padahal mereka tahu bahwa pariwisata rencana terhadap isu keamanan, salah satunya bencana.

Ketidaksiapan industri pariwisata menghadapi bencana diakui oleh praktisi pariwisata Bali, I Wayan Puspa Negara. Ia mengakui jika bencana erupsi Gunung Agung memukul secara telak industri pariwisata Bali.

Pariwisata Bali anjlok secara drastis. Puncaknya ketika bandara ditutup selama dua hari pada November lalu. Saat itu, kata dia, pariwisata Bali bak kembali ke titik nadir.

"Pada tanggal 29 November jumlah wisatawan mancanegara yang masuk ke Bali hanya 17 orang dan yang keluar Bali 13 ribu orang dari kedatangan normal per harinya sebanyak 14 ribu orang," kata Puspa Negara di Kuta, Rabu 27 Desember 2017.

Namun kini, di tengah status awas dan fluktuasi erupsi Gunung Agung berangsur-angsur pariwisata Bali kembali normal. Itu lantaran gencarnya kampanye Bali tetap aman untuk dikunjungi meski gunung yang terletak di Kabupaten Karangasem itu masih menunjukkan aktivitas vulkaniknya.

Menurut Puspanegara, sebelumnya ketika wisatawan terjebak di bandara kerena ditutup imbas dari sebaran abu vulkanik turis tidak mendapat pelayanan informasi memadai dan pelayanan khusus kedaruratan yang memadai. Akibatnya mereka menyesal saat itu sehingga hal ini jadi pelajaran bersama bahwa tidak boleh lagi terjadi

"Gunung Agung telah memberikan pelajaran berharga bagi Bali. Saya meyakini tahun depan Bali akan lebih siap sebagai destinasi internasional yang tahan terhadap guncangan bencana, kembali pulih dan lebih glowing," tutup Puspa Negara. [rok]

Komentar

 
Embed Widget

x