Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 25 Mei 2018 | 02:14 WIB
 

Meski Maju di Pilgub NTT

Bareskrim: Proses Hukum Viktor Tetap Jalan

Oleh : Muhamad Yusuf Agam | Kamis, 21 Desember 2017 | 21:23 WIB
Bareskrim: Proses Hukum Viktor Tetap Jalan
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Bareskrim Polri menegaskan kasus dugaan ujaran kebencian yang dilakukan oleh Viktor Laiskodat tetep berjalan meski yang bersangkutan maju di Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) 2018.

"Kita jalan terus ya, penyelidikan kan nggak ini (berpengaruh terhadap Viktor maju pilgub). Penyelidikan jalan terus ya," ujar Wakil Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Pol, Panca Putra di gedung KKP, Bareskrim Polri, Jalan Merdeka Timur, Kamis (21/12/2017)

Meski proses hukum tetap berjalan, Panca mengakui pihaknya belum melakukan pemanggilan terhadap terlapor yakni Viktor. Namun, penyidik telah memeriksa perwakilan Partai NasDem guna melihat status Viktor saat berpidato di Kupang, NTT.

"Belum (terlapor dipanggil), kita masih kumpulin panitia segala macam, anak- anak masih di lapangan. (Partai) NasDem sudah ada perwakilannya (dipanggil)," kata Panca.

Dia mengatakan proses hukum ini tidak berkaitan dengan proses politik khususnya niatan yang bersangkutan maju di Pilkada.

"Kami jalan terus, yang jelas tim masih bekerja berjalan seperti yang kemarin saya sampaikan. Penyelidikan jalan terus ya, anak-anak masih di lapangan tuh," imbuh Panca.

Panca juga enggan berandai-andai soal hasil Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang juga mengusut kasus Viktor. Sebab Bareskrim akan tetap mengecek terlebih dahulu jika keputusannya demikian.

"Kami periksa dari sekretariat dewan di sana. Ada surat perintah tugasnya kalau nggak salah di sana. Kalau emang dalam rangka tugas," kata Panca.

"Saya nggak mau berandai- andai, nanti kalau anak-anak sudah selesai baru gelar. Kalau sudah gelar baru diputuskan langkahnya apa naik sidik atau dihentikan," lanjutnya.

Senada dengan Panca, Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono menegaskan urusan usung mengusung dalam Pilgub bukan urusannya. Dia menegaskan urusan Viktor dengan Bareskrim hanya proses hukum.

"Kalau usung-mengusung bukan di sini, di sini pembuktian perbuatan. Nggak ada hubungan dengan Bareskrim," tegas Ari.

Seperti diketahui, Viktor dilaporkan atas pidatonya yang menyebut sejumlah partai politik mendukung pro-khilafah dan intoleran. Adapun pelapornya adalah Partai Gerindra, PAN, Demokrat, dan PKS.

Viktor disebut melanggar Pasal 156 KUHP atau UU Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.[jat]

Komentar

 
Embed Widget

x