Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 16 Oktober 2018 | 07:46 WIB

Warga Produksi Arak di Balik Toilet

Senin, 18 Desember 2017 | 12:53 WIB

Berita Terkait

Warga Produksi Arak di Balik Toilet
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Tuban - Petugas gabungan dari jajaran Polsek Semanding dan juga Satpol PP Tuban kembali melakukan penggerebekan rumah yang masih nekad untuk melakukan produksi miras jenis arak yang ada di Kabupaten Tuban.

Kali ini, petugas gabungan dari tim Saber Miras Polsek Semanding itu berhasil menggerebek tiga rumah sekaligus yang menjadi tempat produksi arak.

Salah satunya, produksi arak itu dilakukan oleh pelaku di tempat tersembunyi di balik toilet rumahnya.

Data yang dihimpun, tiga lokasi produksi Arak itu masing-masing milik dari Sulasih (48), warga Dusun Krajan, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban. Kemudian milik dari Suwarni (45) dan Rawi (55) warga desa tersebut yang rumahnya berdekatan antaran satu dan lainnya.

"Ini ada tiga lokasi kita grebek, dan pemiliknya juga beda-beda. Tapi mereka masih satu keluarga," terang AKP Desis Susilo, Kapolsek Semanding, Polres Tuban saat berada di TKP, Senin (18/12/2017).

Kapolsek menjelaskan, bahwa dalam razia kali ini target pertama untuk dilakukan pemeriksaan adalah rumah Sulasih. Yang mana pelaku produsen Arak itu sudah pernah tiga kali ditangkap dan telah menjalani hukuman.

"Pertama memang milik Sulasih yang kita temukan, pelaku ini sudah tiga kali ditangkap. Setelah diperiksa ternyata ada lokasi lain yang juga produksi. Termasuk ini satu di samping toilet," tambahnya.

Penggerebekan di rumah Sulasih itu petugas menemukan puluhan botol yang berisikan Miras Arak yang sudah siap untuk di edarkan dengan dikemas dalam kardus. Selain itu, dari balik rumah pelaku petugas juga menemukan bahan baku arak serta peralatan untuk pembuatan.

"Dari rumah Sulasih ini total arak yang kita temukan sekitar 130 liter. Untuk baceman (bahan baku Arak) sekitar 400 liter," paparnya.

Sementara itu untuk di rumah Suwarni dan Rawi petugas tidak mendapatkan barang bukti Arak yang sudah jadi. Namun, petugas mendapatkan barang bukti ribuan liter banceman, dandan, kompor dan peralatan lainnya yang biasa digunakan untuk produksi arak. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x