Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 21 Mei 2018 | 02:16 WIB
 

Gunung Agung Kembali Muntahkan Butiran Abu Bundar

Oleh : Dewa Putu Sumerta | Sabtu, 9 Desember 2017 | 16:02 WIB
Gunung Agung Kembali Muntahkan Butiran Abu Bundar
(Foto: inilahcom/Dewa PS)

INILAHCOM, Karangasem - Gunung Agung masih terus erupsi dan memuntahkan material abu vulkanik. Beberapa warga merasakan hujan abu yang dimuntahkan gunung setinggi 3.142 mdpl tersebut.

Salah satunya di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Abu itu tak seperti biasanya, melainkan berbentuk butiran bundar.

Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Devy Kamil Syahbana menjelaskan, butiran berwarna abu berbentuk bundar produk erupsi Gunung Agung dalam istilah vulkanologi dinamakan "accretionary lapilli".

"Accretionary lapilli ini dapat terbentuk pada kolom erupsi karena kondisi kelembaban dan gaya elektrostatis," katanya, Sabtu (9/12/2017)

Kondisi yang dimaksud, terjadi saat material abu berinteraksi dengan air. Hal itu, menurut Devy, bisa air dari kawah sehingga ini sering diasosiasikan dengan letusan freatomagmatik.

"Tapi kelembaban ini juga bisa bersumber pada kondisi meteorologis, misal, abu yang disemburkan berinteraksi dengan awan hujan," jelas Devy

Lebih jauh Devy mengaku saat kondisi itu terpenuhi, maka kumpulan abu tersebut menjadi berbentuk bulat. "Jadi, itu sebenarnya masih abu, tapi terkumpul jadi berbentuk granule (bulat-bulat kecil)," terang Devy.

Sampai hari ini, aktivitas Gunung Agung masih tinggi. Dalam laporan Magma VAR Indonesia periode pengamatan mulai pukul 06.00 WITAhingga pukul 12.00 WITA asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang setinggi 500-2.000 meter dia atas puncak kawah.

Teramati pula dua kali letusan dengan tinggi 2.000 meter dan asap berwarna kelabu dengan intensitas tebal, tekanan sedang di puncak kawah dan condong ke arah barat.

Terjadi gempa letusan 2 kali, gempa hembusan 15 kali, gempa low frekuensi 4 kali, vulkanik dangkal 1 kali dan tektonik jauh 1 kali. Tremor menerus masih terekam dengan amplitudo 1-5 milimeter.

Saat ini Gunung Agung teramati jelas, cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat dan barat laut. Suhu udara 22-29 derajat selsius dan kelembaban udara 64-84 persen. [hpy]

Komentar

 
Embed Widget

x