Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Februari 2018 | 06:32 WIB
 

Polri Harap Publik Bantu Tangkap Penyiram Novel

Oleh : Muhamad Yusuf Agam | Selasa, 28 November 2017 | 19:52 WIB
Polri Harap Publik Bantu Tangkap Penyiram Novel
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengaku belum mendapatkan informasi yang signifikan soal pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan.

Polri meminta kepada masyarakat untuk ikut membantu memberikan informasi terkait untuk memburu pelaku penyerangan Novel.

"Ya belum, masyarakat belum ada laporan (yang signifikan). Kan di (Polda) Metro Jaya sudah buka posko pengaduan," kata Setyo di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (28/11/2017).

Setyo pun juga berharap kepada media massa turut membantu dalam menyebarluaskan informasi-informasi soal pelaku teror Novel. Jika masyarakat mengatahui keberadaan atau melihat ciri-ciri pelaku sesuai sketsa yang sudah dirilis diharapkan melapor kepada polisi.

"Saya mengharap rekan-rekan wartawan menyebarkan sketsanya itu. Dan ini partisipasi masyarakat juga diperlukan. Sudah melihat orang gambarnya, 'oh mirip-mirip nih' misalnya, lapor dong, jangan diam-diam saja," ujar Setyo.

"Kita mengharapkan partisipasi masyarakat untuk melapor kalau melihat, mendengar, mengetahui, siapa sih yang di gambar itu," tambah Setyo.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz telah merilis sketsa dua pelaku penyerangan air keras terhadap Novel Baswedan. Idham juga telah membuka Hotline untuk membantu masyarakat jika mendapati informasi-informasi soal pelaku tersebut.

"Ya, kita akan sebarkan dan kita juga sudah buka hotline 24 jam di nomor 081398844474," kata Idham, Jumat (24/11).

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan mengalami teror penyiraman air keras pada 11 April 2017. Saat itu, Novel baru saja selesai menunaikan ibadah salat subuh di masjid di dekat rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dari belakang Novel, muncul dua orang mengendarai sepeda motor matic menyiramkan air keras ke arah muka Novel dari gelas melamin. Novel pun mengalami luka di kedua mata sehingga harus dirawat di Singapura hingga saat ini.[jat]

Komentar

 
Embed Widget

x