Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 04:54 WIB

Novanto Tersangka, PDIP Dorong Lagi RUU MD3

Oleh : Agus Irawan | Selasa, 21 November 2017 | 22:28 WIB

Berita Terkait

Novanto Tersangka, PDIP Dorong Lagi RUU MD3
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Eva Kusuma Sundari - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Eva Kusuma Sundari meminta agar secepatnya digelar revisi UU MD3 soal jatah pimpinan Ketua DPR bagi partai pemenang pemilu.

Eva menyebutkan meskipun banyak pihak yang mengatakan Ketua DPR merupakan hak Partai Golkar, tetapi PDIP memiliki jatah dalam posisi ketua DPR yang saat ini kosong.

"PDIP juga kan mau membangun politik berkeadapan, jadi tetap jadi Ketua DPR, tapi harus dengan cara yang benar, kalau konstitusional bukan dengan cara tidak baik apalagi Golkar partai Koalisi, revisi UU MD3 dulu, jadi kembali ke profosional saja," kata Eva saat dikonfirmasi INILAHCOM, Jakarta, Selasa (21/11/2017).

Eva menyebutkan jika Ketua Umum PAN dan Ketua Umum Golkar Setya Novanto mengakui jika posisi Ketua DPR merupakan jatah PDIP.

Eva mengungkapkan penambahan kursi pimpinan DPR dan MPR dalam revisi UU MD3 adalah langkah tepat, di kondisi Novanto yang saat ini sedang terkena masalah hukum.

Anggota Komisi XI DPR ini menuturkan realisasi janji tersebut penting demi menghormati hak mayoritas rakyat yang ingin PDIP memimpin di DPR.

"Kalau pengajuan telah dilaksanakan PDIP tereksekusinya semua tergantung PAN dan Partai Golkar yang ketua Umumnya sudah janji ke Ketum PDIP (Megawati Soekarnoputri)," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pihaknga menunda rapat dengan 10 fraksi untuk membahas status tersangka kasus korupsi dugaan korupsi e-KTP Setya Novanto sebagai Ketua DPR.

"Jadi alasan penundaan rapat MKD karena ada beberapa fraksi yang mengkonfirmasi pimpinanya tidak dapat hadir sebab pimpinan fraksi mereka sedang diluar Jakarta, " kata Dasco di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/11/2017).

Dasco mengungkapkan agar hasilnya maksimal maka rapat internal MKD dengan fraksi ditunda," Ya biar supaya rapat ini maksimal, kita tunda dan kita akan konfirmasi kapan fraksi semuannya bisa hadir," jelasnya.[jat]

Komentar

Embed Widget
x