Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 23 Mei 2018 | 19:25 WIB
 

Dugaan Suap Bupati Nganjuk, KPK Geledah 15 Lokasi

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 31 Oktober 2017 | 10:07 WIB
Dugaan Suap Bupati Nganjuk, KPK Geledah 15 Lokasi
Juru Bicara KPK Febri Diansyah - (Foto: Inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah lokasi terkait kasus dugaan suap jual beli jabatan dengan tersangka Bupati Nganjuk Taufiqurrahman. Penggeledahan ini dilakukan sejak Jumat-Senin (30/10) kemarin.

"Untuk kasus di daerah di Nganjuk dilakukan penggeledahan di 15 lokasi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (31/10/2017).

Adapun tempat yang digeledah itu antara lain adalah rumah kelima tersangka, yakni Taufiqurrahman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Nganjuk Ibnu Hajar, Kepala SMP Negeri 3 Ngronggot Suwandi.

Kemudian Kepala Bagian Umum RSUD Kabupaten Nganjuk Mokhammad Bisri dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nganjuk Harjanto.

Selain itu, penyidik KPK juga menyasar Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayan serta Dinas Lingkungan Hidup Nganjuk.

Bukan hanya rumah tersangka, rumah saksi juga ikut digeledah. Ada delapan rumah saksi yang digeledah. Tujuannya untuk mencari barang bukti.

"Jadi saksi-saksi yang terkait dilakukan pengeledahan di rumahnya untuk melakukan pengumpulan bukti dalam perkara ini," ujarnya.

Dalam kasus ini, Taufiqurrahman diduga menerima Rp298,02 juta, masing-masing dari Ibnu Hajar Rp149,12 juta dan dari Suwandi Rp148,9 juta. Mereka berdua disinyalir sebagai tangan kanan Taufiqurrahman untuk mengumpulkan uang.

Penyidik KPK kemudian menetapkan Taufiqurrahman, Ibnu Hajar, Suwandi, Mokhammad Bisri dan Harjanto sebagai tersangka suap. [ton]

Komentar

 
Embed Widget

x