Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 24 Februari 2018 | 19:09 WIB
 

Jokowi Tunjuk Din Jabat Utusan Khusus Bidang Agama

Oleh : Ray Muhammad | Senin, 23 Oktober 2017 | 17:41 WIB
Jokowi Tunjuk Din Jabat Utusan Khusus Bidang Agama
Ketua Dewan Pertimbangan MUI Prof Muhammad Sirajuddin Syamsuddin (Din Syamsuddin) - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat Ketua Dewan Pertimbangan MUI Prof Muhammad Sirajuddin Syamsuddin (Din Syamsuddin) sebagai Utusan Khusus Presiden RI Bidang Dialog Keagamaan dan Peradaban, Senin (23/10/2017).

"Hari ini saya telah mengangkat Prof. Din Syamsuddin sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Keagamaan dan Peradaban," kata Jokowi melalui konferensi persnya di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (23/10/2017).

Jokowi mengungkapkan, alasan dirinya menunjuk Din karena mantan Ketum Muhammadiyah ini memiliki pengalaman yang mumpuni di bidangnya.

Presiden memberikan tugas kepada Din untuk mengembangkan kerjasama keagamaan dan peradaban di dalam serta luar negeri.

"Seperti mempromosikan kerukunan antar umat beragama di Indonesia yang berdasarkan pada Pancasila. Sehingga tidak mencari-cari lagi. Sudah ada fondasi yang kuat sebagai ketua konferensi Asia dan dunia untuk kedamaian dan agama. Sudah jelas dan konkret, meskipun pada awal-awal beliau ragu-ragu dan saya sampaikan ini untuk kepentingan negara dan bangsa," tuturnya.

Kepala Negara pun menargetkan Din mampu membangun kerukunan agama di dalam negeri serta memberikan kontribusibbangsa Indonesia bagi permasalahan keagamaan dan peradaban.

"Banyak sekali tugas-tugas kita yang diharapkan negara lain berkaitan dengan Afghanistan, masalah Palestina, bisa masuk ke Rakhine State, Rohingnya. Kewenangannya nanti tanya ke Mensesneg," ujarnya.

Ia menampik, penunjukan Din dilakukan sebagai bentuk perlunya sosok yang mencegah terjadinya konflik lintas agama di tanah air.

"Enggak ini kan, bukan untuk Indonesia tapi negara lain juga menghendaki kita berperan aktif disitu. Karena melihat kita rukun. Jangan dibalik-balik," tandasnya. [ton]

Komentar

 
Embed Widget

x