Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Februari 2018 | 12:40 WIB
 

Polri Sebut Persekusi Muncul Akibat Medsos

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Selasa, 17 Oktober 2017 | 17:23 WIB
Polri Sebut Persekusi Muncul Akibat Medsos
Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipid Siber) Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipid Siber) Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran mengatakan kasus persekusi mengalami peningkatan luar biasa. Tercatat sudah ada 47 kasus persekusi akibat pengaruh media sosial.

"Fenomena persekusi saat akhir tahun sampai awal tahun itu luar biasa, ada 47 kasus persekusi. Ini penyebabnya antara lain pengaruh media sosial," kata Fadil, Selasa (17/10/2017).

Fadil mengatakan kasus persekusi paling banyak terjadi yakni saat gelaran Pilkada DKI Jakarta 2017. Perbedaan pendapat karena mendukung salah satu pasangan calon membuat masyarakat cepat terpancing emosi dan termakan oleh berita di media sosial.

"Dalam gelaran Pilkada DKI, kita baru ramai membicarakan persekusi. orang-orang yang dianggap melanggar hak orang lain dipersekusikan dan kemudian dilakukan tindakan-tindakan yang tidak mengenakan," jelasnya.

Untuk diketahui, persekusi merupakan tindakan perburuan sewenang-wenangnya yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok terhadap seseorang atau kelompok, yang dianggap telah melakukan penghinaan terhadap suatu kelompok atau individu tertentu. [ton]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x