Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 Agustus 2018 | 08:13 WIB

Demo Kasus Palu Arit Ganggu Pariwisata Banyuwangi

Oleh : - | Selasa, 26 September 2017 | 22:25 WIB
Demo Kasus Palu Arit Ganggu Pariwisata Banyuwangi
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Banyuwangi - Aktivis Forum Pancasila Banyuwangi Tawali Datuganggas menilai mobilisasi massa secara terus menerus setiap kali sidang pengadilan perkara simbol palu arit di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bukan hanya mengganggu netralitas peradilan dan kemandirian hakim.

"Tetapi juga pembodohan karena mengeksploitasi dan mengadu domba warga," ujar Tawali, Selasa (26/9/2017).

Menurutnya, mobilisasi massa secara terus menerus melahirkan teror atas ketertiban sosial dan 'security high cost'. Bukan hanya lantaran tingginya biaya pengamanan, tetapi juga dampaknya yang menyebarluaskan kecemasan dan ketidaknyamanan terutama soal teror komunisme.

"Demo menunggangi perkara palu arit tentu saja merusak kenyamanan berwisata di Banyuwangi dan di berbagai obyek lainnya. Apalagi saat ini sedang berlangsung Tour d'IJEN, event internasional balap sepeda paling prestisius bagi Banyuwangi,"bebernya.

Dia menegaskan mobilisasi massa mengadu domba warga adalah cara PKI merubuhkan persepsi berwisata dan berinvestasi aman nyaman di Banyuwangi, berdampak hancurnya pertumbuhan ekonomi warga Banyuwangi.

"Sudah tepat masyarakat bersama aparat penegak hukum menutup semua kesempatan dibodohi dan diadu domba oleh anasir palu arit bertameng ragam LSM," ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, sidang kasus demo berlogo palu arit sedang bergulir di pengadilan negeri setempat. Dua kelompok massa kerap datang.

Guna menghindari bentrok fisik, dua jalur Jalan Ahmad Yani depan pengadilan diblokade polisi ketika sidang digelar. Pagar kawat berduri dibentangkan menutup kedua akses jalan. [rok]

Tags

Komentar

x