Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 Agustus 2018 | 22:04 WIB

Publik Diharap Bisa Hindari 'Sarapan' Berita Hoax

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Rabu, 20 September 2017 | 22:32 WIB
Publik Diharap Bisa Hindari 'Sarapan' Berita Hoax
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Kemenkominfo mengimbau masyarakat untuk pintar dalam menelaah setiap berita yang muncul di media sosial. Sehingga diharapkan, publik dapat menghindari 'sarapan' berita hoax setiap hari.

"Saya dulu pagi, siang, malam masa sarapannya berita hoax terus. Ini kacau," kata Noor Ihza Kabag Humas Kementerian Komunikasi dan Informasi, Rabu (20/9/2017).

Noor mengatakan sistem literalisasi atau memberikan pengetahuan kepada masyarakat akan banyaknya berita yang belum bisa dibenarkan keasliannya masih akan terus dilakukan. Menyaring dahulu sebelum dishare adalah salah satu yang harus ditelaah oleh masyarakat.

"Ini penting, jangan dianggap remeh ketika seseorang membaca sebuah berita dan langsung menganggap berita itu benar. Itu tidak bisa dibenarkan, apalagi kalau menyangkut isu-isu yang sedang dibicarakan," imbaunya.

Berdasarkan catatan Kominfo, banyaknya ujaran kebencian dan SARA muncul pada Januari 2017 atau tepat jelang Pilkada Serentak 2017 salah satunya di DKI Jakarta.

Ia pun mencontohkan bahwa dirinya selalu memonitor media sosial, dan jika ditemukan berita yang hoax maka akan langsung dilaporkan untuk segera dihapus. [ton]

Komentar

x