Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 14:43 WIB

Mahasiswa Jerman Minta Foke Susun Prioritas Kerja

Oleh : Ajat M Fajar | Kamis, 19 September 2013 | 00:45 WIB
Mahasiswa Jerman Minta Foke Susun Prioritas Kerja
Fauzi Bowo - (Foto : inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Mahasiswa Indonesia di Jerman mendesak Fauzi Bowo melakukan lima program fokus kerja.

Salah satunya adalah mendukung penuh setiap kegiatan mahasiswa Indonesia di Jerman jika terpilih sebagai Duta Besar Indonesia di Jerman.

Aulia Rahman mahasiswa di Jerman yang sempat menjabat sebagai ketua PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) Bremen, Jerman periode 2010-2012 mengatakan, Fauzi Bowo juga dituntut mampu merealisasikan pembenahan dan peningkatan kinerja KBRI serta meningkatkan kerjasama antara Indonesia dengan Jerman.

Selain itu mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga harus mengoptimalkan transfer knowledge dari Jerman ke Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia di Jerman.

"Saya hanya menuntut jika Foke menjadi Dubes maka dia harus berkomitmen melaksanakan lima hal," ujar Aulia, di Jakarta Rabu (18/9/2013)

Menurutnya, kelima fokus kerja Foke sebagai Dubes Indonesia untuk Jerman adalah meningkatkan kinerja KBRI, meningkatkan kerjasama antara Indonesia dengan Jerman, melakukan optimalisasi transfer knowledge dari Jerman ke Indonesia, meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia di Jerman dan mendukung penuh setiap kegiatan mahasiswa Indonesia di Jerman.

Sementara itu, Anggota Komisi 1 DPR-RI, Helmy Fauzi berpendapat meski ada satu atau dua nama yang diragukan kelayakannya sebagai duta besar RI untuk negara sahabat, sebagian besar nama-nama yang diajukan Presiden SBY dinilai memiliki rekam jejak dan kredibilitas yang jelas sehingga layak menduduki pos strategis, termasuk Fauzi Bowo.

Sebagai calon Dubes RI untuk Jerman, Helmy menilai Fauzi Bowo layak dan pantas untuk mengisi pos tersebut. Hal ini selain karena Foke dinilai mempunyai rekam jejak kepemimpinan yang jelas, dia juga merupakan alumni Jerman yang saat ini menjadi ketua Indonesia-Germany Advisory Group, (IGAG).

"Meski ada dinamika berupa penolakan dari sejumlah masyarakat Indonesia di Jerman, saya rasa Bang Foke dapat diterima sebagai Dubes RI untuk Jerman," urai politisi PDIP ini.

Hal senada juga disampaikan oleh Anggota Komisi I dari Fraksi Hanura, Susaningtyas NH Kertopati menilai upaya penolakan PPI Jerman terhadap Foke harus dilihat secara luas.

Menurunya, Foke layak menjadi Duta Besar mewakili Indonesia di Jerman dengan latar belakang pendidikan yang mengenal geopolitik Jerman.

"Mereka (PPI) boleh saja menilai siapapun yang datang ke Jerman. Tetapi menurut saya, Foke memiliki pengenalan kepada publik di Jerman, karena pernah sekolah di Jerman, hidup, berbahasa dan berprilaku mirip orang Jerman itu menguntungkan dirinya dalam posisinya sebagai dubes. Sebenarnya, dia tidak kalah pintar bahkan sangat paham dengan Jerman," pungkasnya.

Sebelum melakukan uji kelayakan, Fauzi Bowo memastikan akan merangkul seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang ada di negara Jerman apabila dirinya resmi ditunjuk sebagai duta besar RI untuk negara tersebut. Fauzi juga meyakinkan akan merangkul Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Jerman yang menolak pencalonannya sebagai dubes.

"Saya kan pernah mahasiswa. Saya juga pernah merasakan bagaimana rasanya kalau kita menghadapi masalah-masalah di kedutaan," paparnya di gedung DPR.[man]

Komentar

x