Find and Follow Us

Rabu, 23 Oktober 2019 | 08:43 WIB

LKB: Ismail Marzuki Layak jadi Nama Jalan di Monas

Oleh : Wahyu Praditya Purnomo | Kamis, 5 September 2013 | 00:40 WIB
LKB: Ismail Marzuki Layak jadi Nama Jalan di Monas
Pahlawan nasional Ismail Marzuki - (Foto : istimewa)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) DKI Jakarta mengusulkan nama Ismail Marzuki sebagai pengganti nama Jalan Medan Merdeka Barat.

"Sebagai putra asli Betawi, Ismail Marzuki cukup memberikan kontribusi dalam merebut kemerdekaan. Sebagai komponis pejuang dan maestro musik legendaris, nama beliau layang mengantikan nama Jalan Medan Merdeka Barat," kata Tatang Hidayat di Jakarta, Rabu (4/9/2013).

Tatang mengatakan, usulan ini nantinya akan diberikan kepada Gubernur DKI Joko Widodo untuk disampaikan kepada presiden. Nanti, melalui Tim Delegasi Panitia 17, yang diketuai Jimly Asshiddiqie, akan dipelajari apakah nama Ismail Marzuli layak menggantikan nama Jalan Medan Merdeka Barat.

Dia menjelaskan, tak kurang dari 240 lagu diciptakan Ismail Marzuki untuk menggelorakan semangat pejuang dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajahan.

Alasan yang paling mendasar, Ismail Marzuki pernah berkantor di Radio Republik Indonesia (RRI) yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat, antara tahun 1938 hingga tahun 1947.

"Melihat jasa-jasanya, kita ingin jasa beliau (Ismail Marzuki) terpatri sebagai nama jalan, dengan begitu diharapkan generasi muda yang melintas dijalan itu mau tak mau akan muncul keingintahuan tentang siapa Ismail Marzuki," ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Delegasi Panitia 17, Jimly Asshiddiqie, mengatakan, ada beberapa usulan untuk mengabadikan nama para pahlawan melalui penamaan gedung-gedung dan nama jalan.

"Kita mulai dengan nama pahlawan Soekarno dan Mohammad Hatta. Jadi jalan Soekarno-Hatta kita usulkan ada di seluruh kota," katanya dalam rapat di Gedung MPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat 30 Agustus 2013.

Pertama dijadikan percontohan yakni nama jalan di silang Monas diusulkan untuk diubah dengan nama residen dan Wakil Presiden Republik Indonesia pertama Soekarno dan Mohamad Hatta.

"Khusus untuk nama Jalan Soekarno dan Hatta, target 10 November mendatang, yakni untuk Jalan Merdeka Selatan menjadi Jalan Mohamad Hatta, sedangkan Jalan Merdeka Utara menjadi Jalan Soekarno," tukasnya.

Sementara itu, dua jalan lainnya yakni Jalan Merdeka Barat dan Merdeka Timur masih dalam tahap penggodokan. Berdasarkan usulan, Jalan Merdeka Barat akan diganti menjadi Jalan Soeharto, sedangkan Jalan Merdeka Timur akan diganti menjadi Jalan Ali Sadikin.[jat]

Komentar

Embed Widget
x