Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 04:09 WIB

Bendum PDIP Dituding Korupsi

Tjahjo Ogah Tanggapi 'Nyanyian' Nazaruddin

Oleh : Marlen Sitompul | Kamis, 1 Agustus 2013 | 23:05 WIB
Tjahjo Ogah Tanggapi 'Nyanyian' Nazaruddin
Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tjahjo Kumolo dan Terdakwa M Nazaruddin - (Foto : inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tjahjo Kumolo ogah menanggapi tudingan mantan Bendahara Umum (Bendum) Partai Demokrat M Nazaruddin.

Tjahjo tak mau mengomentari dugaan keterlibatan Bendum PDIP Olly Dondokambey dalam kasus korupsi Gedung Pajak.

"Maaf belum bisa menanggapi komentarnya Nazaruddin," kata Tjahyo, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Kamis (1/8/2013).

Sebelumnya diberitakan, terpidana kasus Wisma Atlet, M Nazaruddin kembali berkicau dan membongkar sejumlah kasus skandal korupsi yang melibatkan pejabat negara. Kali ini, usai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (31/7/2013) malam, suami Neneng Sri Wahyuni itu membongkar kasus korupsi pengadaan Gedung Pajak.

"Kalau proyek gedung pajak (yang terlibat) Olly Dondokambey. Semua sudah saya laporkan (ke KPK). Ada beberapa teman-teman DPR yang lain. Itu semua sudah dilaporkan secara jelas, yang menang PT Adhi Karya. Semua sudah dijelaskan secara detail," kata Nazaruddin.

Seperti diketahui, Olly merupakan Bendahara Umum PDI-Perjuangan. Saat ini, Olly menjabat sebagat Pimpinan Badan Anggaran DPR RI. Kendati demikian, saat ditanyai lebih lanjut mengenai gedung Pajak tersebut, Nazaruddin belum mau membeberkan secara gambalang gedung Pajak yang dimaksud.

Selain gedung Pajak, Olly kata Nazaruddin juga terlibatat kasus korupsi di perusahaan BUMN bidang Penerbangan, yakni Merpati. "Tentang proyek Merpati yang itu juga bagi-baginya di DPR. Waktu itu jutaan dolar (AS) dibagi ke semua fraksi, hampir dapat terutama Fraksi Demokrat," kata Nazaruddin.[bay]

Komentar

x