Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 02:02 WIB

Jokowi Hanya Untuk PDIP

Oleh : Agus Rahmat | Selasa, 9 Juli 2013 | 21:31 WIB
Jokowi Hanya Untuk PDIP
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi - (Foto: inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Peluang Partai Demokrat untuk mengundang Joko Widodo atau Jokowi di konvensi Capres, nampaknya tidak akan terlaksana. PDI Perjuangan dengan tegas mengatakan bahwa Jokowi adalah kader loyal dan tetap akan berada di partai.

"Mas Jokowi itu kader PDIP yang loyal dan militan. Dia jadi walikota karena penugasan partai. Dia juga memiliki fungsi kenegarawanan. Seorang yang loyal akan taat pada partai," tegas Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait saat disinggung keinginan Demokrat mengikutkan Jokowi di konvensi capres, di gedung DPR Jakarta, Selasa (9/7/2013).

Ara, sapaan akrab Maruarar menegaskan bahwa PDIP menghargai dan mengapresiasi sikap Demokrat tersebut. Sebab, keinginan Demokrat meminang Jokowi di konvensi karena elektabilitas Jokowi sangat tinggi.

"Elektabilitas Jokowo nomor 1. PDIP no 1, itu fakta walau survei dinamis. Kita bersyukur mereka (Megawati, Jokowi dan Puan Maharani, red) diapresiasi oleh lembaga survei dan partai lain," jelas anggota Komisi XI DPR ini.

Ara mengaku tidak ada masalah jika ada partai yang menginginkan Jokowi. Itu adalah lumrah, apalagi Jokowi menempati urutan pertama setiap survei. Sehingga, keinginan Demokrat dianggap tidak salah. Hanya saja, kata Ara, Jokowi tetap di PDIP. Selain loyal, idiologi Jokowi juga sudah jelas. Jokowi, katanya, strata sebagai kader idiologis sudah sangat tinggi.

"Jokowi itu aset partai dan aset negara. Ini soal loyalitas," tegas Ara.

Kalaupun soal pemilu 2014, Ara mengaku kalau PDIP menargetkan menang di pileg dan pilpres. PDIP menginginkan untuk merebut pemerintahan. Sehingga, akan kemana Jokowi, Megawati maupun Puan Maharani, akan ditentukan setelah pileg 2014.

"Pada waktunya kita akan bicara. Dan pada 2014 PDIP akan berhenti menjadi partai oposisi," tandasnya.[bay]

Komentar

x