Find and Follow Us

Sabtu, 7 Desember 2019 | 16:22 WIB

Jangan Cuma Nyindir, SBY Harus Berani Pecat PKS

Oleh : Renny Sundayani | Minggu, 16 Juni 2013 | 21:05 WIB
Jangan Cuma Nyindir, SBY Harus Berani Pecat PKS
Presiden SBY - (Foto : inilah.com/Agus Priatna)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Syarif Hidayatullah, Bahtiar Effendy menilai, penolakkan terhadap kenaikan BBM yang dilakukan oleh Partai Keadilan Sejahtera sengaja dilakukan demi membangun citra dari PKS sendiri.

"Terlebih saat ini PKS sedang ada masalah suap daging impor, makanya dia harus melakukan sesuatu," katanya di Cikini, Minggu (16/6/2013).

Sementara menanggapi soal koalisi, Bachtiar mengatakan bahwa memang sudah alami problematika sejak awal. Ini lantaran kabinet SBY sejatinya menganut sistem presidensial yang tidak mengenal istilah koalisi.

Jadi berbeda dengan sistem parlementer. Sehingga, menurut hematnya, tidak ada pengaturan yang lazim terkait koalisi pemerintah yang menganut presidensial. "Jadi Code of Conduct tidak memberi sanksi, hanya semacam kewajiban moral," ungkap Bachtiar.

Lebih lanjut, Bachtiar meminta masyarakat agar tidak melulu menyalahkan PKS. Sebaliknya, kesalahan justru ada pada ketidaktegasan si pengajak koalisi, termasuk ketua-ketua partai yang ada di dalam Setgab.

"Yang punya Setgab harus tegas, kalau mau pecat ya pecat langsung, tidak usah melulu menyindir. Kalau saya jadi presiden, PKS mengganggu ya saya reshuffle," katanya.[bay]

Komentar

x