Find and Follow Us

Rabu, 22 Januari 2020 | 06:10 WIB

Rundown Upacara Pemakaman Taufiq Kiemas

Oleh : Marlen Sitompul | Minggu, 9 Juni 2013 | 03:02 WIB
Rundown Upacara Pemakaman Taufiq Kiemas
Lukisan Almarhum Ketua MPR RI, Taufik Kiemas - (Foto: inilah.com/Ardhy Fernando)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Dua buah pesawat TNI Angkatan Udara (AU) akan diterbangkan ke Singapura untuk menjemput jenazah Ketua MPR Taufiq Kiemas dan keluarga. Jenazah Taufiq Kiemas berikut keluarga akan terbang dari Singapura sekitar pukul 8.00 waktu Indonesia.

Sebelum pemakaman, Jenazah Taufiq akan disemayamkan di Bandara Halim Perdana Kusumah. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menjemput langsung jenazah Taufiq Kiemas di bandara Halim Perdana Kusumah.

Presiden SBY akan pimpin langsung upacara pemakaman Ketua MPR Taufiq Kiemas di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Minggu (9/6/2013).

"Saya selaku inspektur upacara pemakaman, saya akan mendahului kesana. saya selaku kepala negara, saya akan pimpin langsung upacara pemakaman," kata Presiden SBY, saat jumpa pers, di kediamannya, Cikeas, Sabtu (8/6/2013).

Berdasarkan informasi yang diterima, berikut Rundown pemakaman Taufiq Kiemas, Minggu (8/6/2013):

07.30 waktu Singapura : Jenazah diberangkatkan dari rumah sakit menuju Bandara Changi.

09.00 waktu Singapura : Pesawat khusus yang membawa jenazah terbang menuju Bandara Halim Perdanakusumah.

09.30 WIB : Pesawat khusus yang membawa jenazah Taufiq Kiemas tiba di Bandara Halim Perdanakusumah. Presiden SBY direncanakan akan menyambut langsung.

10.30 WIB : Setelah disemayamkan di VVIP Room Bandara Halim Perdanakusumah, jenazah diberangkatkan ke TMP Kalibata untuk dimakamkan.

11.00 WIB : Upacara kenegaraan pemakaman direncanakan dipimpin oleh Presiden SBY

TK wafat di Singapore General Hospital, Sabtu (8/6/2013) sekitar pukul 19.05 waktu Singapura. Taufiq menghembuskan napasnya dalam usia 70 tahun.

TK lahir di Jakarta, 31 Desember 1942. Taufiq lahir dari pasangan Tjik Agus Kiemas dan Hamzathoen Roesyda. Ayahnya berasal dari Sumatra Selatan, sedangkan ibunya seorang Minangkabau. [mes]

Komentar

x