Find and Follow Us

Rabu, 29 Januari 2020 | 07:05 WIB

BNN : Penangguhan Raffi Permintaan Keluarga

Minggu, 28 April 2013 | 00:45 WIB
BNN : Penangguhan Raffi Permintaan Keluarga
(inilah.com/Ardhy Fernando)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan penangguhan penahanan terhadap tersangka Raffi Ahmad. Penangguhan penahanan sendiri dilakukan atas permintaan keluarga.

Hal tersebut diungkapkan Deputi Penindakan BNN Irjen Benny Joshua Mamoto di BNN, Sabtu (27/4/2013).

Menurutnya penangguhan penahanan dilakukan atas permintaan keluarga yang merujuk pada persamaan persepsi antara tim medis BNN dengan tim medis Raffi tentang kesehatan, dan bukan karena intervensi dari keluarga Raffi.

"Tak ada tekanan dari pihak manapun. Tidak benar ada intervensi," tegasnya.

Dijelaskan Benny, maksud dari kesehatan itu, yakni Raffi bisa menjalani perawatan tanpa harus mendekam di pusat rehabilitasi.

"Dia tetap menjalani rawat jalan dan tentunya dibawah pengawasan tim dokter keluarga dan BNN," ujar Benny.

Meski demikian, lanjut Benny, proses hukum terhadap tersangka tetap berlanjut. "Penangguhan penahanan tidak menggugurkan proses penyidikan yang dilakukan penyidik," ungkapnya.

Benny mengaku pihaknya sudah melimpahkan berkas perkara kepada jaksa. Lantaran ada kekurangan, berkas akhirnya dikembalikan. Raffi menjalani rehabilitasi sejak awal Februari.

"Jaksa mengembalikan dengan petunjuk P-19 (berkas belum lengkap). Kami membutuhkan waktu melengkapi berkas tersebut," kata dia.

"Kekurangan itu adalah soal saksi dan beberapa berkas data," lanjutnya.

Atas kebijakan itu, Raffi tetap diminta melakukan wajib lapor dua kali dalam satu minggu. Dia juga tidak diperkenankan pergi keluar negeri karena telah diberikan sanksi cekal.[dit]

Komentar

x