Find and Follow Us

Sabtu, 16 November 2019 | 05:36 WIB

Tersangka Hambalang Dicecar Soal Wisma Atlet

Oleh : Firman Qusnul Yakin | Jumat, 12 April 2013 | 00:02 WIB
Tersangka Hambalang Dicecar Soal Wisma Atlet
Tersangka kasus dugaan korupsi Hambalang, Deddy Kusdinar - Inilah.com/Agus Priatna
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Tersangka kasus dugaan korupsi Hambalang, Deddy Kusdinar rampungkan pemeriksaan terkait penyelidikan pembangunan Wisma Atlet, Jakabaring, Palembang.

Usai diperiksa, mengaku diperiksa keterangannya terkait penyelidikan tersebut.

"Iya soal Wisma Atlet," kata Deddy usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/4/2013) malam.

Deddy yang kenakan kemeja putih itu mengaku dicecar sejumlah pertanyaan oleh penyidik terkait proyek tersebut. Salah satunya soal dana bantuan dari Kemenpora sebesar Rp199 miliar. Dia mengaku dicecar soal proses pemberian dana bantuan tersebut.

"Ada bantuan dari kementerian jumlahnya kurang dari Rp200 miliar, atau sekitar Rp199 miliar. itu saja soal proses itu," ujar Deddy.

Sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PKK) proyek tersebut, Deddy mengaku mewakil kementerian untuk menyerahkan bantuan itu. Kendati demikian, Deddy mengklaim tak ada campur tangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam bantuan tersebut.

Dia juga menampik adanya intervensi dari Gubernur Sumsel, Alex Noerdin dalam Komite Pembangunan Wisma Atlet.

Dugaan intervensi yakni meloloskan PT Duta Graha Indonesia (PT DGI) sebagai pemenang tender pengerjaan wisma Atlet tersebut.

"Tidak ada. Itu kan dibentuk komite jadi bantuan itu kebetulan yang menjadi penanggung jawab kegiatan itu dari bagian sarana dan prasarana. Yang menyiapkan materi itu ketentuan dan pedomannya ada," jelasnya.

Namun, Deddy tak menampik jika ada andil Alex dalam Komite Pembangunan Wisma Atlet tersebut. Selaku Gubernur Sumsel, Alex, kata Deddy, sebagai inisiator pembentukan Komite tersebut.

"Jadi komite itu dibentuk Gubernur dan saya sebagai PPK hanya mewakili kementerian," pungkasnya. [gus]

Komentar

x