Find and Follow Us

Sabtu, 18 Januari 2020 | 01:51 WIB

Bengawan Solo Mengancam Warga Bojonegoro

Minggu, 7 April 2013 | 18:30 WIB
Bengawan Solo Mengancam Warga Bojonegoro
Sungai Bengawan Solo - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAH.COM, Bojonegoro - Hujan deras sejak dua hari terakhir yang mengguyur wilayah hulu membuat debit air Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro, Jawa Timur terus bertambah. Dari pantauan di papan duga Taman Bengawan Solo (TBS), Minggu (7/4/2013) menunjukkan elevasi air di angka 13,06 pheilschall atau siaga I.

"Kenaikan permukaan air rata-rata 25 sampai 35 centimeter (cm) per jamnya," ujar Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Budi Mulyono, Minggu siang.

Sampai saat ini sejumlah daerah di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo masih dalam kondisi aman. Namun, para petugas BPBD terus memantau dan mengecek titik-titik rawan banjir. "Pergerakan air cukup cepat, tetapi belum ada laporan wilayah yang terendam banjir," ungkapnya.

Dia menjelaskan, sejak pagi tadi, permukaan air sudah menunjukkan level siaga 1. Meluapnya air Bengawan solo itu disebabkan hujan deras yang mengguyur mulai dari wilayah hulu hingga hilir dalam dua hari terakhir. Data yang ada di BPDB Bojonegoro, air sudah menyentuh Siaga I pada permukaan di atas 14,00 pheilschall. Sedangkan di Karangnongko menyentuh titik 28,70 pheilschall. "Diperkirakan hari ini bisa menyentuh level Siaga II atau satu level lebih tinggi. Sebab, debit air terus meningkat," imbuhnya.

Secara terpisah, Kepala BPBD Bojonegoro, Kasianto, mengatakan, mengingat curah hujan yang terjadi dalam intensitas tinggi, pihaknya terus melakukan pemantauan debit air Sungai Bengawan Solo di seluruh desa dan kecamatan yang berada di bantaran sungai terpanjang di Pulau Jawa ini.

"Saya sudah meminta pada semua camat dan kepala desa untuk ikut memantau ketinggian air dan masyarakat saya harap tenang," pintanya.

Dia menambahkan, untuk wilayah Bojonegoro, debit Sungai Bengawan Solo diprediksi akan terus naik hingga nanti malam. "Jika hujan lokal tidak terlalu deras, maka Bojonegoro kondisinya masih aman," kata dia [beritajatim]

Komentar

x