Find and Follow Us

Rabu, 22 Januari 2020 | 06:08 WIB

Hary Tanoe Bakal Kerek Elektabilitas Hanura?

Oleh : R Ferdian Andi R | Minggu, 17 Februari 2013 | 20:17 WIB
Hary Tanoe Bakal Kerek Elektabilitas Hanura?
Hary Tanoesudibjo - inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Bos MNC Group Hary Tanoesudibjo akhirnya memilih Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) sebagai tempat berlabuh setelah sebelumnya kecewa dengan Partai NasDem. Hary bakal kerek elektabilitas Hanura?

Hary Tanoesudibjo akhirnya resmi bergabung dengan Partai Hanura pimpinan Wiranto setelah sebelumnya pada 21 Januari 2013 lalu mengumumkan mundur dari Partai NasDem.

Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto mengibaratkan kehadiran Hary Tanoe di Hanura sebagai darah segar. Tak tanggung-tanggung, Hary Tanoe yang bulan lalu masih berjaket Partai NasDem itu diganjar dengan posisi Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura. "Kehadiran Pak Hary Tanoe menjadi fresh blood, darah segar yang akan membakar semangat perjuangan seluruh kader Hanura," puji Wiranto di Kantor DPP Partai Hanura, Minggu (17/2/2013). ]

Tidak hanya Hary Tanoe seorang, Partai Hanura juga disuntik dengan kehadiran para loyalis Hary Tanoe yang sebelumnya berada di Partai NasDem baik di tingkat pusat maupun di daerah. Saat Hary Tanoe mundur dari Partai NasDem, sejumlah partai politik menawarkan posisi penting bagi pengusaha asal Surabaya, Jawa Timur itu seperti PKB.

Dengan alasan normatif, Hary Tanoesudibjo menyebut pilihan dirinya terhadap Partai Hanura dikarenakan figuritas Ketua Umum Hanura Wiranto. Ia mengaku antara dirinya dan mantan Panglima ABRI era Orde Baru itu memiliki kesamaan pandangan. "Saya akan all out," tegas Hary Tanoe.

Elektabilitas Partai Hanura dalam berbagai survei politik menjadi partai langganan berada di nomor buncit. Riset politik terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada akhir Desember lalu, menempatkan partai ini di paling buncit yakni hanya 1,4 persen, jauh di bawah partai lainnya, termasuk partai politik baru Partai NasDem yang memperoleh 5,2 persen. Akibat riset ini pula, Akbar Faizal memilih pindah ke Partai NasDem.

Pertanyaannya, apakah benar Hary Tanoe ibarat darah segar bagi Partai Hanura? Jika belajar dari keberadaan Hary Tanoe di Partai NasDem selama kurang dua tahun lamanya, kontribusi bos MNC Group itu memang cukup menonjol terutama disokong oleh grup media yang dimiliki.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mencatat televisi di bawah grup MNC paling sering menayangkan iklan politik Partai NasDem. "Partai NasDem merupakan partai yang sering beriklan di televisi terutama di grup MNC," kata komisioner KPI Idy Muzayyad saat dikonfirmasi belum lama ini.

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Firman Noor menilai bergabungnya Hary Tanoe ke Partai Hanura akan memberi ekses positif bagi partai pimpinan Wiranto itu. "Hary Tanoe membawa gerbong yang tidak sedikit. Secara finansial dan dukungan media grup MNC akan membantu Hanura," sebut Firman.

Alumnus Australia National University (ANU) ini menyebutkan situasi partai politik saat ini sangat tergantung pada iklan politik. Kehadiran Hary Tanoe dengan Grup MNC-nya, kata Firman, akan memberi pengaruh positif bagi Hanura. "Hanura melakukan lompatan besar dibanding partai lain seperti PPP, PKB, PAN," ucap Firman.

Soal keterpilihan Partai Hanura, Firman menggarisbawahi hal tersebut sangat situasional saat riset digelar. Hanya saja, ia memastikan masuknya Hary Tanoe dapat memberi sumbangsih dalam mendongkrak elektabilitas partai.

Keterlibatan Hary Tanoe di Partai Hanura memang masih perlu diuji oleh waktu. Apakah keberadaannya memberi sumbangsih positif bagi partai ini atau tidak. Karena jejak rekam Hary Tanoe yang kecewa di Partai NasDem dan memutuskan keluar menjadi catatan penting bagi Hary Tanoe. Karena bagaimanapun partai politik mengelola kepentingan para aktivisnya. [mdr]

Komentar

x