Find and Follow Us

Selasa, 21 Januari 2020 | 09:34 WIB

SBY Ambil Alih Demokrat

Kader Demokrat Terancam Tak Bisa Maju di Pilkada

Oleh : Ajat M Fajar | Minggu, 10 Februari 2013 | 00:35 WIB
Kader Demokrat Terancam Tak Bisa Maju di Pilkada
Ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Partai Demokrat saat ini kembali mengalami masalah baru. Pasca seluruh tugas dan tanggungjawab partai diambil alih oleh Ketua Dewan Pembina atau Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) administrasi partai menjadi tidak jelas.

Hal ini bisa berdampak kepada kader yang akan maju sebagai calon anggota legislatif, calon gubernur, bupati dan wali kota. Pasalnya untuk mendaftarkan calon-calon tersebut ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) diperlukan administrasi yang ditanda tangani oleh ketua umum partai dalam hal ini Anas Urbaningrum.

Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN), Saleh Daulai menilai, pengambil alihan kewenangan oleh SBY tersebut tidak akan menganggu administrasi dan tak melanggar AD/ART Partai Demokrat.

Sebab dalam AD/ART Partai Demokrat sendiri telah memberikan kewenangan yang penting bagi majelios tinggi partai. Beberapa kewnangan tersebut yakni menetapkan Capres/Cawapres, Cagub/Cawagub, dan caleg.

"Dalam wewenang dan fungsi majelis tinggi (MT) pada pasal 13 ayat 5 ada enang kewenangan majelis tinggi," imbuhnya, Sabtu (9/2/2013).

Dia menjelaskan, enam kewenangan tersebut meliputi penunjukan pasangan capres dan cawapres, penunjukan calon pimpinan DPR dan alat kelengkapan fraksi Demokrat di DPR dan MPR, penentuan calon partai koalisi, penentuan caleg DPR, penentuan cagub dan cawagub dalam pilkada. dan menyusun rancangan AD/ART serta program kerja lima tahun untuk ditetapkan dalam kongres.

""Hal mengenai pengambilan tugas dan fungsi DPP pun kan tidak ada dijelaskan disana, (pasal13 ayat 5) jadi sah-sah saja jika majelis tinggi mengambil langkah tersebut," jelasnya.

Menurutnya, Anas sendiri merupakan anggota majelis tinggi Partai Demokrat sehingga segala keputusan bisa ditentukan langsung oleh majelis tinggi.[jat]

Komentar

x